- John Herdman resmi melatih Timnas Indonesia dengan kontrak awal dua tahun dan memiliki rekam jejak debut manis saat menangani Timnas Kanada pada 2018.
- Saat debut melatih Kanada, Herdman sukses mempersembahkan kemenangan 1-0 atas Selandia Baru, prestasi yang diharapkan bisa terulang bersama Skuad Garuda.
- Herdman menyadari tingginya ekspektasi publik Indonesia dan siap membuktikan kapasitasnya pada ujian perdana di ajang FIFA Series 2026.
Suara.com - John Herdman resmi membuka lembaran baru dalam perjalanan karier kepelatihannya setelah menerima pinangan PSSI.
Pelatih berkebangsaan Inggris ini telah diperkenalkan secara resmi sebagai arsitek anyar Timnas Indonesia pada awal Januari 2026.
Manajemen PSSI memberikan kepercayaan penuh kepada Herdman melalui kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun tambahan.
Publik sepak bola Tanah Air kini menanti dengan antusias sentuhan magis apa yang akan dibawa Herdman untuk Skuad Garuda.
Nama Herdman sendiri datang dengan reputasi mentereng berkat pengalaman internasional yang solid di level sebelumnya.
Sebelum melakoni debutnya bersama Indonesia, Herdman memiliki catatan sejarah yang menarik saat pertama kali membesut Timnas Putra Kanada.
Momen debut Herdman bersama Kanada tercatat terjadi pada tanggal 24 Maret 2018 dalam sebuah laga uji coba internasional.
Uniknya, lawan yang dihadapi pada laga perdana tersebut adalah Timnas Selandia Baru, yang notabene merupakan mantan tim asuhannya.
Debut tersebut berakhir manis karena Kanada sukses meraih kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal Tosaint Ricketts.
Baca Juga: Pangeran Depok Miliano Jonathans Menggila, Gol Kilat 12 Menit Tahan Imbang Raksasa AZ Alkmaar
Selain di tim putra, Herdman juga memiliki rekam jejak emas saat menangani timnas putri Kanada dengan persembahan dua medali perunggu Olimpiade edisi 2012 dan 2016.
Deretan pengalaman tersebut menjadi bukti kapasitasnya dalam membangun tim yang kompetitif di berbagai level kompetisi.
Kini bersama Indonesia, Herdman menyadari besarnya tanggung jawab yang ia pikul untuk mengangkat prestasi tim nasional.
Ia menekankan bahwa tugas utamanya adalah membimbing para pemain untuk bisa mencapai potensi tertinggi mereka dalam sepak bola.
“Ini adalah tanggung jawab besar, dan saya senang melihat orang tumbuh berkembang sebagai pemain,” ujar Herdman.
Pelatih berusia 50 tahun ini memahami bahwa publik Indonesia sangat mendambakan prestasi nyata di kancah internasional.