-
Shayne Pattynama resmi mengakhiri kontrak dengan klub Thailand, Buriram United, pada Januari 2026.
-
Selama di Buriram, Shayne mencetak tiga assist dalam sepuluh penampilan bersama bek Sandy Walsh.
-
Muncul rumor kuat bahwa Shayne Pattynama akan melanjutkan karier sepak bolanya di Liga Indonesia.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola Asia Tenggara mengenai masa depan pemain keturunan Timnas Indonesia.
Pilar pertahanan Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, dipastikan tidak lagi berseragam klub raksasa Thailand, Buriram United.
Pengumuman mengenai berakhirnya kerja sama ini disampaikan langsung oleh manajemen klub melalui saluran komunikasi resmi mereka.
Langkah ini menandai berakhirnya petualangan singkat sang pemain di kompetisi kasta tertinggi negeri Gajah Putih tersebut.
Keputusan ini memicu berbagai spekulasi di kalangan pecinta sepak bola tanah air terkait langkah selanjutnya.
Apresiasi Resmi dari Manajemen Buriram
Pihak klub secara terbuka menyampaikan penghargaan atas dedikasi yang telah diberikan oleh pemain berusia 27 tahun itu.
"Buriram United Football Club ingin mengucapkan terima kasih kepada Shayne Pattynama atas komitmen dan profesionalisme selama berada di klub. Kami berharap dia bisa meraih sukses dalam karier dan mendoakan yang terbaik untuk karier ke depan," tulis takarir dalam unggahan Jumat (23/1) siang.
Ungkapan tersebut menegaskan bahwa hubungan antara kedua belah pihak berakhir dengan cara yang baik dan profesional.
Baca Juga: Soal Rumor Ivar Jenner dan Shayne Pattynama, Pelatih Persija: Yang Sudah Pasti 3 Pemain
Selama masa baktinya, Shayne dikenal sebagai pemain yang fleksibel karena mampu mengisi posisi bek maupun gelandang.
Kini, status sang pemain menjadi bebas transfer dan tersedia untuk dipinang oleh klub mana pun.
Perjalanan Singkat di Liga Thailand
Kedatangan Shayne ke Buriram United sebenarnya belum berlangsung lama setelah ia meninggalkan benua Eropa tahun lalu.
Ia merapat ke Thailand pada pertengahan 2025 setelah menyelesaikan kontraknya bersama klub asal Belgia, KAS Eupen.
Selama mengenakan seragam Buriram, tercatat ia telah turun ke lapangan hijau sebanyak sepuluh kali pertandingan resmi.
Kontribusi nyatanya terlihat dari catatan tiga assist yang ia sumbangkan untuk membantu lini serang tim tersebut.
Kepergiannya juga berarti ia tidak lagi berada dalam satu tim dengan rekannya di Timnas, Sandy Walsh.
Rekam Jejak Karier di Eropa
Sebelum menginjakkan kaki di Asia, Shayne menghabiskan sebagian besar waktu karier sepak bolanya di kompetisi Eropa.
Ia menempa bakat sepak bolanya di akademi Utrecht sejak musim 2014/2015 hingga periode musim 2018/2019 yang lalu.
Setelah dari Utrecht, ia mulai menapaki karier profesionalnya bersama Telstar yang berkompetisi di liga Belanda.
Nama Shayne semakin dikenal luas saat ia memutuskan untuk merantau ke Norwegia dan memperkuat tim Viking.
Pengalaman internasionalnya bertambah saat ia mencicipi ketatnya persaingan liga utama Belgia bersama skuat KAS Eupen.
Rumor Kepindahan ke Liga Indonesia
Situasi Shayne saat ini memunculkan desas-desus kuat mengenai kepulangannya ke kompetisi sepak bola Indonesia.
Banyak pihak memprediksi bahwa pemain dengan koleksi 12 caps bersama Garuda ini akan mencicipi Super League.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi klub-klub besar di tanah air yang sedang memperkuat komposisi pemain.
Apalagi Shayne memiliki reputasi bagus dengan torehan satu gol internasional untuk tim nasional Indonesia sejauh ini.
Meski kontraknya semula berakhir tengah tahun, pemutusan hubungan kerja yang lebih awal ini membuka peluang baru.
Mencari Pelabuhan Baru Musim Depan
Hingga saat ini, pihak agen maupun sang pemain belum memberikan pernyataan resmi mengenai tujuan selanjutnya.
Fokus publik kini tertuju pada agen sang pemain yang tengah menggodok berbagai tawaran yang masuk ke meja.
Para penggemar Timnas Indonesia berharap Shayne bisa segera mendapatkan klub agar menit bermainnya tetap terjaga stabil.
Kualitasnya di sisi kiri lapangan tentu sangat dibutuhkan untuk menjaga performa puncaknya saat membela tim nasional nanti.
Dunia sepak bola kini menanti pengumuman resmi mengenai pelabuhan baru bagi bek sayap berbakat kelahiran Belanda ini.