-
Presiden Prabowo resmi diundang FIFA untuk menonton langsung Piala Dunia 2026 di Amerika.
-
Pertemuan dengan Gianni Infantino dan Zinedine Zidane terjadi di ajang WEF 2026.
-
Diskusi mencakup pengembangan strategi sepak bola Indonesia serta karier pemain muda di Eropa.
Gianni memaparkan sejumlah gagasan cerdas demi mendorong percepatan prestasi sepak bola di tanah air.
Diskusi ini menjadi sangat relevan mengingat ambisi besar Indonesia untuk bersaing di level global yang lebih tinggi.
Presiden FIFA memberikan apresiasi atas komitmen tinggi pemerintah Indonesia dalam membangun infrastruktur olahraga yang memadai.
Berbagai rencana strategis yang diusulkan diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi para pemain muda.
Visi besar ini menjadi salah satu poin penting dalam agenda luar negeri Presiden Prabowo di forum tersebut.
Selain berbincang dengan petinggi FIFA, Prabowo juga bertemu dengan sosok legendaris lapangan hijau, Zinedine Zidane.
Momen langka pertemuan dengan mantan kapten tim nasional Prancis itu diunggah langsung di media sosial Presiden.
Unggahan tersebut memperlihatkan sisi lain dari diplomasi olahraga yang dilakukan oleh kepala negara kita di Eropa.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (22/1) malam itu juga turut dihadiri oleh putra sang Presiden.
Baca Juga: Giliran Negara-negara di Afrika Diminta Boikot Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit terlihat menemani sang ayah dalam rangkaian kegiatan diplomasi non-formal tersebut.
Keakraban semakin terasa saat putra Zinedine Zidane, yakni Theo Zidane, turut hadir di lokasi acara.
Theo yang kini menginjak usia 23 tahun sempat terlibat obrolan santai namun mendalam dengan Presiden Prabowo.
Prabowo menunjukkan ketertarikannya terhadap perkembangan karier profesional pemuda berbakat yang berkarier di Spanyol tersebut.
Menjawab pertanyaan dari Presiden, Theo memberikan informasi terkini mengenai klub yang dibelanya saat ini di Eropa.
Theo mengabarkan bahwa ia sedang berjuang memberikan performa terbaiknya bersama skuad Cordoba di divisi dua Spanyol.