- Persija Jakarta resmi merekrut bek asal Brasil, Paulo Ricardo, untuk memperkuat lini belakang putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
- Ricardo merasa nyaman di Jakarta karena iklim tropisnya mirip dengan banyak kota di negara asalnya, Brasil.
- Tujuan utama Paulo Ricardo bersama Persija Jakarta dalam musim kompetisi ini adalah meraih gelar juara liga.
Suara.com - Persija Jakarta resmi menambah kekuatan di lini belakang jelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dengan merekrut Paulo Ricardo.
Bek asal Brasil itu datang bukan sekadar membawa pengalaman lintas benua, tetapi juga ambisi besar untuk menjadi bagian penting dalam perjuangan Macan Kemayoran meraih trofi juara.
Paulo mengaku langsung merasa nyaman saat pertama kali tiba di Jakarta. Menurutnya, suasana ibu kota Indonesia memiliki kemiripan dengan banyak kota di Brasil, terutama dari sisi iklim tropis.
“Saya merasa kesan pertama sangat baik. Jakarta cukup mirip dengan banyak kota di Brasil, sama-sama daerah tropis,” ujarnya dikutip dari laman resmi klub.
Keputusan bergabung dengan Persija disebutnya sebagai pilihan yang mudah. Ia mengaku sudah lama mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia, terlebih karena banyak rekannya yang pernah atau sedang bermain di Tanah Air.

“Saya tahu Persija adalah klub besar. Ini target baru dalam karier saya. Keluarga saya juga senang, jadi keputusannya terasa mudah,” kata Paulo.
Paulo Ricardo menilai tantangan bermain di Indonesia menjadi faktor utama yang meyakinkannya menerima tawaran Persija. Perbedaan budaya, gaya bermain, dan lingkungan justru menjadi motivasi tersendiri baginya.
“Negara baru, budaya baru, sepak bola yang terus berkembang. Tantangan baru selalu baik untuk menguji diri,” tegasnya.
Soal target, Paulo tak bertele-tele. Bek berusia matang itu menegaskan satu tujuan utama bersama Persija musim ini.
Baca Juga: Dikontrak Persija 2,5 Tahun, Begini Statistik Gacor Shayne Pattynama di Liga Thailand
“Menjadi juara. Itu sederhana. Memberikan segalanya di lapangan dan menjadi juara,” ujarnya lugas.
Sebagai pemain bertahan, Paulo Ricardo menggambarkan dirinya sebagai bek yang mengandalkan kecerdasan membaca permainan. Ia menyoroti kemampuan build-up, membaca pergerakan lawan, serta melakukan intervensi di momen yang tepat sebagai kekuatan utamanya.
“Saya suka membaca situasi dan bertindak pada saat terbaik. Build-up saya cukup baik, dan saya selalu berusaha melakukan tekel atau intervensi pada waktu yang tepat,” jelasnya.
Persaingan di lini belakang Persija tak membuatnya gentar. Paulo menegaskan sikap profesional dengan menghormati semua pemain, sekaligus siap bersaing secara sehat untuk merebut posisi inti.
“Saya akan selalu mencoba memberikan yang terbaik dalam latihan dan pertandingan. Harapannya bisa mencapai level terbaik untuk menjadi bagian dari starting eleven,” ucapnya.
Kontributor: Adam Ali