- Piala Asia Futsal 2026 diselenggarakan di Indonesia mulai Selasa, 27 Januari 2026, menggunakan dua lokasi utama.
- Iran dan Jepang, dua tim kuat Asia dengan total 17 gelar, menempati grup berbeda pada fase penyisihan.
- Pelatih Iran dan Jepang sama-sama memiliki ikatan emosional dan kenangan penting dari kiprah sebelumnya di Indonesia.
Suara.com - Piala Asia Futsal 2026 resmi bergulir pada Selasa (27/1/2026) dengan Indonesia sebagai tuan rumah.
Turnamen prestisius futsal Asia ini digelar di dua venue utama, Indonesia Arena dan Jakarta International Velodrome.
Sorotan besar langsung tertuju pada dua raksasa futsal Asia, Iran dan Jepang.
Kedua negara hadir dengan kekuatan penuh untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara.
Iran dan Jepang ditempatkan di grup berbeda pada fase penyisihan Piala Asia Futsal 2026.
Jepang tergabung di Grup C bersama Uzbekistan, Tajikistan, dan Australia.
Sementara Iran berada di Grup D dengan Afghanistan, Arab Saudi, dan Malaysia.
Menariknya, perhelatan di Indonesia menyimpan memori masa lalu bagi kedua tim terkuat Asia tersebut.
Pelatih Iran, Vahid Shamsaei, kembali ke Indonesia setelah 24 tahun dengan peran berbeda.
Baca Juga: Kronologi Thomas Djiwandono Masuk BI: Dari Bendahara Gerindra, Wamenkeu, hingga Deputi Gubernur
Pada Piala Asia Futsal 2002, Shamsaei masih berstatus pemain andalan Tim Melli.
Kala itu, Iran keluar sebagai juara usai mengalahkan Jepang 6-0 di partai final.
Shamsaei juga memiliki kedekatan dengan Indonesia karena pernah satu tim dengan Mohammad Hashemzadeh.
Dari kubu Jepang, pelatih Kensuke Takahashi juga merasakan nostalgia serupa.
Takahashi pernah menangani Timnas Futsal Indonesia pada periode 2018 hingga 2021.
Pengalaman tersebut membuat kembalinya Takahashi ke Indonesia terasa sangat spesial.