- Rafael Struick, penyerang Dewa United, menerima sanksi tambahan dari Komdis PSSI atas tendangan ke tubuh Ilija Spasojevic.
- Insiden terjadi saat laga BRI Liga 1 melawan Bhayangkara FC di Lampung pada Senin (5/1/2026), berawal dari kartu merah langsung.
- Sanksi tambahan untuk Struick meliputi larangan bermain dua laga serta denda uang sebesar sepuluh juta rupiah.
Suara.com - Penyerang Dewa United, Rafael Struick dipastikan akan menepi lebih lama dari yang diperkirakan.
Buntut dari aksi tidak terpujinya terhadap Ilija Spasojevic, Komite Disiplin atau Komdis PSSI secara resmi menjatuhkan sanksi tambahan kepada striker Timnas Indonesia tersebut.
Insiden ini bermula dari kartu merah langsung yang diterimanya dalam laga BRI Super League melawan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (5/1/2026).
Menjelang akhir pertandingan, Spasojevic dilanggar di tengah lapangan.
Saat penyerang Bhayangkara FC itu masih terjatuh, Struick yang berada di dekatnya secara sengaja menendang bola ke arah tubuh Spaso, memicu kericuhan antar pemain.
Meskipun kedua pemain dikabarkan telah berdamai setelah laga, tindakan Struick tidak luput dari pantauan Komdis PSSI.
Berdasarkan rilis resmi, Komdis menilai aksi tersebut sebagai pelanggaran serius.
"Melakukan pelanggaran serius bertindak kasar dengan sengaja menendang bola ke arah pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung," bunyi rilis Komdis PSSI soal pelanggaran yang dilakukan Rafael Struick.
Akibatnya, selain sanksi otomatis dari kartu merah, Struick dijatuhi hukuman tambahan berupa larangan bermain dalam dua pertandingan berikutnya serta denda sebesar Rp10 juta.
Baca Juga: Nasib 2 Rekrutan Persib: Layvin Kurzawa Terganjal KITAS, Dion Markx Belum di Bandung