-
Shayne Pattynama resmi meninggalkan Buriram United Thailand untuk bergabung dengan Persija Jakarta.
-
Bek Timnas Indonesia ini memilih Persija karena sejarah klub dan basis suporter besar.
-
Kini tersisa tiga pemain Indonesia di Thailand, termasuk Asnawi Mangkualam dan Sandy Walsh.
Menurutnya, Persija memiliki sejarah, basis suporter besar, dan ambisi juara yang kuat.
Faktor-faktor non-teknis seperti loyalitas pendukung yang militan memberikan motivasi tambahan bagi sang pemain untuk segera merumput.
Ia memandang kepindahannya ke Jakarta bukan sekadar pulang kampung, melainkan sebuah lompatan strategi untuk masa depannya.
Shayne menyebut kepindahan ini sebagai langkah penting dalam perjalanan kariernya.
Kini fokus utamanya adalah memberikan kontribusi maksimal agar Persija Jakarta bisa kembali merengkuh trofi kasta tertinggi.
Dengan kepulangan Shayne, jumlah pemain Timnas Indonesia di Liga Thailand pun berkurang.
Situasi ini mengubah peta persebaran pemain abroad Indonesia yang sebelumnya cukup dominan di kompetisi Thai League.
Berdasarkan data terkini, peta persaingan di sana kini hanya menyisakan tiga nama penggawa Timnas Indonesia.
Asnawi Mangkualam Bahar masih menjadi sosok yang paling menonjol dengan seragam klub Port FC musim ini.
Baca Juga: Mauricio Souza Tak Khawatir dengan Adaptasi Shayne Pattynama di Persija, Kenapa?
Mantan pemain PSM Makassar tersebut tampil reguler dengan 16 penampilan dan membantu Port FC berada di peringkat ketiga klasemen.
Keberadaan Asnawi di papan atas menunjukkan konsistensi yang sangat luar biasa bagi pemain asal Indonesia di luar negeri.
Nama kedua adalah Pratama Arhan yang bermain untuk Bangkok United.
Sayangnya, Arhan masih berjuang untuk mendapatkan menit bermain reguler dan hanya mencatatkan sembilan penampilan sepanjang musim 2025-2026.
Sementara itu, persaingan di internal Buriram United kini hanya menyisakan satu pemain Indonesia lainnya yang bertahan.
Sementara itu, Sandy Walsh bersama Buriram United tetap tampil konsisten di papan atas Thai League.