- Emil Audero, kiper Timnas Indonesia, dikabarkan menarik minat Juventus untuk bursa transfer musim panas mendatang.
- Juventus berencana merombak posisi kiper pelapis dengan mempertimbangkan Audero sebagai kandidat utama pengganti Perin.
- Keunggulan Audero terletak pada status produk akademi Juventus, memberikan keuntungan terkait aturan pendaftaran skuad klub.
Suara.com - Kabar baik seolah datang beriringan untuk kiper Timnas Indonesia, Emil Audero tak lama setelah namanya masuk dalam daftar panggil skuad Garuda untuk FIFA Series 2026.
Hal tersebut terkait potensi transfer penjaga gawang kelahiran Mataram ini ke raksasa Serie A Italia, Juventus.
Kiper andalan Cremonese ini diharapkan bisa masuk dalam skuad akhir berisi 23 pemain pilihan John Herdman.
Kualitasnya memang tak terbantahkan, meski tim yang dibelanya saat ini, Cremonese, tengah berjuang di zona degradasi.
Berstatus pinjaman dari Como, masa depan Audero di Cremonese sangat bergantung pada keberhasilan mereka bertahan di kasta tertinggi.
Jika I Grigiorossi terdegradasi, skenario kepindahan ke klub baru sangat terbuka. Di sinilah nama Juventus muncul.
Raksasa Turin itu dikabarkan tertarik untuk memulangkan produk akademi mereka tersebut pada bursa transfer musim panas mendatang, untuk diproyeksikan sebagai kiper pelapis.
Kabar ini diperkuat oleh laporan dari jurnalis transfer kenamaan, Nicolo Schira, yang menyebut bahwa Juventus berencana melakukan perombakan signifikan di sektor penjaga gawang pada musim panas nanti.
Kiper kedua saat ini, Mattia Perin berpotensi besar akan hengkang setelah transfernya ke Genoa pada Januari lalu gagal.
Baca Juga: Jelang Gabung Timnas Indonesia, Jay Idzes Justru Merasa Malu Akibat Performanya
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, nama Audero menjadi salah satu kandidat utama untuk mengisi posisi yang akan ditinggalkan Perin.
Meski bukan satu-satunya, dengan nama lain seperti Wladimiro Falcone (Lecce), Federico Ravaglia (Bologna), dan Lorenzo Montipo (Hellas Verona) juga masuk dalam daftar.
Namun, Audero memiliki satu keunggulan krusial yang tidak dimiliki para pesaingnya yaitu status sebagai pemain homegrown akademi Juventus.
Faktor ini bisa menjadi nilai tambah yang sangat menguntungkan bagi Bianconeri terkait aturan pendaftaran skuad.