-
Maarten Paes resmi dikontrak Ajax Amsterdam hingga 2029 setelah meninggalkan klub Amerika FC Dallas.
-
Jordi Cruyff berperan penting dalam memantau tiga pemain Timnas Indonesia untuk bergabung ke Ajax.
-
Dean James dan Joey Pelupessy menjadi kandidat kuat menyusul Paes menuju kompetisi kasta tertinggi Belanda.
Aksi heroik Paes dengan tujuh penyelamatan krusial melawan Arab Saudi pada Oktober 2025 menjadi bukti nyata kualitasnya.
Kini muncul spekulasi kuat bahwa terdapat tiga nama lain yang siap mengikuti jejak sang kiper ke Amsterdam.
Ketiga pemain ini dinilai memiliki profil yang sangat cocok dengan filosofi permainan menyerang yang diusung oleh Ajax.
Nama pertama yang mencuat ke permukaan adalah bek sayap kiri yang kini membela panji Go Ahead Eagles.
Dean James disarankan oleh media lokal Ajax1 untuk segera dipinang demi menambal lubang di sektor pertahanan sayap.
Sepanjang musim berjalan pemain ini telah membuktikan produktivitasnya melalui torehan satu gol serta empat umpan matang.
“James nyaman menguasai bola, memiliki ancaman serangan yang dibutuhkan, dan terbiasa bermain di level Eredivisie. Selain itu, menurut basis data FootballTransfers, James memiliki nilai pasar 1,5 juta euro, jumlah yang masih mampu dibeli Ajax,” tulis Ajax1.
Harga pasar yang relatif terjangkau membuat potensi transfer ini sangat masuk akal bagi keuangan klub Belanda tersebut.
Dalam skema taktis yang diterapkan Patrick Kluivert posisi Dean James nyaris tidak pernah tergantikan oleh pemain lain.
Baca Juga: Bukan Transfer Dadakan, Terungkap Ajax Ternyata Sudah Pantau Maarten Paes Sejak Dua Tahun Lalu
Performa impresif James bahkan memaksa pelatih menggeser posisi Calvin Verdonk ke area lini tengah untuk keseimbangan tim.
Keputusan berani tersebut terbukti ampuh membuat lini pertahanan Timnas Indonesia menjadi lebih dinamis saat membangun serangan.
James dianggap memiliki kemampuan transisi yang sangat cepat dari bertahan ke menyerang sesuai standar sepak bola modern.
Hal inilah yang membuat pemandu bakat Ajax mulai mempertimbangkan namanya secara serius untuk bursa transfer mendatang.
Berbeda dengan James posisi Calvin Verdonk di klubnya saat ini yakni LOSC Lille sedang mengalami situasi sulit.
Verdonk harus berjuang ekstra keras untuk mendapatkan menit bermain reguler karena adanya persaingan internal yang sangat ketat.