- Raheem Sterling resmi meninggalkan Chelsea lebih cepat setelah kesepakatan bersama diumumkan pada Rabu, 28 Januari 2026.
- Sterling, direkrut dari Manchester City tahun 2022, mencatatkan 19 gol dalam 81 penampilan untuk klub London tersebut.
- Pemain sayap Inggris ini gagal masuk rencana pelatih Enzo Maresca dan sudah tidak bermain kompetitif sejak Mei 2024.
Suara.com - Pemain sayap asal Inggris, Raheem Sterling, resmi berpisah dengan Chelsea setelah kedua pihak sepakat mengakhiri kerja sama lebih cepat.
Keputusan tersebut diumumkan Chelsea pada Rabu (28/1/2026) malam WIB, sekaligus menandai berakhirnya kiprah Sterling selama tiga setengah musim bersama klub London Barat tersebut.
"Hari ini, Raheem Sterling resmi meninggalkan Chelsea dengan kesepakatan bersama," demikian pernyataan klub melalui situs resmi pada Rabu.
Sterling bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2022 setelah direkrut dari Manchester City.
Dalam pernyataan yang sama, manajemen klub menyampaikan apresiasi atas kontribusi pemain berusia 31 tahun itu serta mendoakan kesuksesan Sterling dalam perjalanan kariernya ke depan.
Selama membela The Blues, Sterling mencatatkan 81 penampilan di seluruh ajang kompetisi dan menyumbangkan 19 gol.
Namun, Sterling sudah tidak tampil dalam laga kompetitif sejak Mei 2024. Pada bursa transfer musim panas lalu, ia gagal menemukan klub baru sehingga harus menjalani latihan terpisah bersama kelompok pemain yang tidak masuk rencana tim utama di pusat latihan Chelsea, Cobham.
Mengacu pada laporan ESPN, sejumlah klub seperti Juventus dan Bayer Leverkusen sempat menjajaki peluang merekrut Sterling. Selain itu, opsi bergabung dengan Fulham juga sempat muncul, namun tidak pernah terealisasi.
Sterling, yang mengawali karier profesional bersama Liverpool dan telah mengoleksi total 13 trofi sepanjang kariernya, dikabarkan ingin tetap melanjutkan karier di London.
Baca Juga: Conte Sindir Chelsea Usai Napoli Tersingkir dari Liga Champions: Perbedaan Uang Kami Terlalu Jauh
Meski demikian, ia tetap membuka peluang untuk bermain di klub mana pun, baik di Inggris maupun di luar negeri.
Chelsea sebelumnya merekrut Sterling dengan nilai transfer sebesar 47,5 juta pound sterling dan mengikatnya dengan kontrak berdurasi lima tahun.
Sterling bergabung saat Thomas Tuchel masih menjabat sebagai pelatih kepala. Dalam dua musim pertamanya, Chelsea mengalami pergantian pelatih secara cepat, mulai dari Graham Potter, Frank Lampard, hingga Mauricio Pochettino.
Pada periode tersebut, Chelsea finis di posisi ke-12 dan keenam Liga Inggris. Namun, dua tahun setelah menandatangani kontrak jangka panjang, peran Sterling di tim utama mulai berkurang.
Pelatih Chelsea sebelumnya, Enzo Maresca, kemudian memutuskan bahwa Sterling tidak masuk dalam rencana timnya.
Sejak saat itu, Sterling tidak lagi memperkuat Chelsea dan menghabiskan musim lalu sebagai pemain pinjaman di Arsenal dengan performa yang dinilai kurang memuaskan.