- Gelandang Ivar Jenner cedera saat membela Dewa United melawan Persija di JIS, Minggu (15/3/2026).
- Jenner cedera pada menit ke-84 akibat benturan, dan harus digantikan pada menit ke-86.
- Cedera Jenner menimbulkan keraguan partisipasinya dalam persiapan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026.
Suara.com - Kabar buruk kembali menghampiri persiapan Timnas Indonesia jelang perhelatan FIFA Series 2026. Daftar pemain yang tumbang karena cedera kini bertambah panjang.
Setelah sebelumnya kehilangan Miliano Jonathans, kini giliran gelandang Jenner yang harus masuk ruang perawatan.
Pemain yang membela Dewa United itu mengalami cedera saat timnya berhadapan dengan Persija Jakarta dalam laga pekan ke-24 Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3/2026).
Ivar Jenner yang tampil sebagai starter dan menjadi motor serangan timnya, harus ditarik keluar lapangan pada menit-menit akhir pertandingan.
Insiden terjadi pada menit ke-84, saat ia berbenturan dengan pemain Persija dan langsung terlihat mengerang kesakitan.
Setelah sempat terabaikan, tim medis menyadari cedera yang dialami pemain bernomor punggung 18 itu cukup serius.
Ia pun harus ditandu keluar lapangan pada menit ke-86 dan digantikan oleh Wahyu Prasetyo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Dewa United mengenai tingkat keparahan cedera yang dialami Jenner.
Kondisinya masih dalam pantauan dan observasi tim dokter klub, sehingga partisipasinya bersama Timnas Indonesia menjadi tanda tanya besar.
Baca Juga: John Herdman Coret 18 Pemain Timnas Indonesia
Jika cederanya tidak serius, Jenner dijadwalkan akan bergabung dengan rekan-rekannya di pemusatan latihan pada 22-23 Maret mendatang.
Namun, jika kondisinya tidak memungkinkan, besar kemungkinan ia akan absen dari skuad Garuda untuk fokus pada proses pemulihan.
Meski begitu, potensi absennya Jenner mungkin tidak akan terlalu membuat pusing pelatih John Herdman.
Pasalnya, dari total 40 pemain yang dipanggil, skuad pada akhirnya akan dikerucutkan menjadi hanya 23 nama yang bisa didaftarkan untuk turnamen.
Absennya satu atau dua pemain dinilai tidak akan memberi pengaruh signifikan pada kedalaman skuad yang ada.