-
Jay Idzes tampil penuh dan solid saat Sassuolo mengalahkan Pisa dengan skor akhir 3-1.
-
Sassuolo resmi mendekati Pedro Felipe dari Juventus untuk memperkuat lini pertahanan mereka musim ini.
-
Kehadiran bek baru asal Brasil tersebut menjadi pesaing langsung bagi posisi utama Jay Idzes.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang bagi punggawa andalan Timnas Indonesia Jay Idzes yang kini tengah berkarier di kasta tertinggi Liga Italia.
Meskipun baru saja mencatatkan performa gemilang, posisi sang pemain bertahan justru sedang berada dalam situasi tidak menentu.
Langkah manajemen klub di sisa waktu jendela transfer musim dingin menjadi pemicu utama kegelisahan tersebut.
Sebuah manuver transfer dilakukan untuk memperkuat lini belakang guna mengamankan posisi tim di klasemen liga.
![Sassuolo Kalah Tipis dari Napoli, Jay Idzes: Kami Bikin Pasukan Conte Kerepotan [Instagram Sassuolo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/18/98836-jay-idzes.jpg)
Pemain anyar yang didatangkan memiliki profil menjanjikan yang bisa menggeser dominasi pemain inti saat ini.
Kemenangan penting baru saja diraih oleh skuad I Neroverdi saat bertamu ke markas tim Pisa.
Pertandingan yang berlangsung di Arena Garibaldi tersebut berakhir dengan hasil positif bagi tim tamu.
Keunggulan tim dimulai lewat aksi klinis Domenico Berardi yang memecah kebuntuan pada menit ke-25 laga.
Tekanan yang diberikan membuat pemain lawan melakukan kesalahan fatal berupa gol bunuh diri di akhir babak pertama.
Baca Juga: Pelatih Ipswich Town Bantah akan Pinjamkan Elkan Baggott

Meski tim tuan rumah sempat memberikan perlawanan, gol penutup dari Ismael Kone memastikan poin penuh dibawa pulang.
Jay Idzes bermain penuh selama 90 menit dan berhasil membantu Sassuolo menang dengan skor 3-1.
Dalam laga tersebut, pemain berusia 25 tahun ini menunjukkan kelasnya sebagai tembok pertahanan yang sulit ditembus.
Data statistik menunjukkan kontribusi defensif yang sangat signifikan dengan total sebelas aksi penyelamatan krusial di lapangan.
Ia tercatat melakukan intersep dan sapuan bola berkali-kali guna menghalau serangan berbahaya yang dibangun tim lawan.
Performa tersebut mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai pihak yang memantau jalannya pertandingan sepanjang waktu normal.

Sang pemain Timnas Indonesia mendapatkan rating 7,2 menurut penyedia statistik Sofascore.
Penilaian tersebut didasari pada keberhasilannya memenangkan duel satu lawan satu dengan penyerang tim lawan secara efektif.
Ketangguhan fisik dan pembacaan bola yang akurat menjadi nilai plus bagi sang kapten dalam pertandingan itu.
Ia bahkan melakukan satu tindakan penyelamatan vital yang mencegah lawan menyamakan kedudukan pada momen krusial babak kedua.
Berkat dedikasi tersebut, klub kini berada di peringkat sepuluh klasemen dengan raihan total 29 poin sejauh ini.
Namun, kebahagiaan tersebut tampaknya harus terusik dengan kabar dari meja perundingan manajemen klub di akhir Januari.
Sassuolo dilaporkan sedang mematangkan proses peminjaman seorang bek muda potensial yang berasal dari klub raksasa Juventus.
Sosok pemain yang dimaksud adalah talenta asal Brasil yang baru menginjak usia 21 tahun di musim ini.
Kehadirannya di Mapei Stadium diprediksi akan mengubah peta persaingan pemain di lini pertahanan secara drastis.
Kesepakatan ini mencakup opsi permanen yang bisa mengikat sang pemain muda dalam jangka waktu sangat lama.
Pelatih Fabio Grosso memang membutuhkan kedalaman skuad yang mumpuni demi menjauh dari kejaran zona degradasi liga.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi hengkangnya pilar pertahanan lain yang sedang dilirik oleh klub-klub besar Eropa.
Kendati demikian, kedatangan pemain baru tetap menjadi tantangan profesional bagi Idzes untuk mempertahankan posisinya di tim inti.
Persaingan ketat akan terjadi di sesi latihan guna memperebutkan menit bermain pada pertandingan-pertandingan mendatang hingga musim berakhir.
Kini publik menunggu bagaimana adaptasi sang pemain baru dalam skema permainan yang diterapkan oleh staf kepelatihan.