-
Kevin Diks belum pulih dari cedera kepala sehingga absen membela Gladbach di laga terakhir.
-
Timnas Indonesia krisis bek kanan setelah Asnawi Mangkualam dan Mees Hilgers juga cedera serius.
-
Pelatih John Herdman harus memutar otak menyiapkan skuad jelang debut di FIFA Series 2026.
Suara.com - Kabar kurang sedap datang dari kancah sepak bola Liga Jerman mengenai kondisi kebugaran pemain bertahan Kevin Diks.
Pemain naturalisasi ini kembali absen saat timnya Gladbach bertanding melawan Bremen dalam lanjutan kompetisi liga.
Ketidakhadiran Diks terasa sangat merugikan bagi Gladbach karena kemenangan yang sudah di depan mata harus sirna.
Gol yang dicetak oleh Haris Tabakovic pada menit ke-61 sempat membawa harapan besar bagi klub tersebut.
Namun sayangnya keunggulan itu buyar setelah Keke Topp mencetak gol penyeimbang pada menit ke-94 laga.
Update Medis dari Pihak Klub

Hingga saat ini Kevin Diks dilaporkan masih berjuang keras untuk sembuh dari cedera kepala yang dialaminya.
Masalah kesehatan ini bermula ketika dirinya mengalami benturan keras dalam laga kontra Hamburg dua pekan silam.
Akibat insiden tersebut pemain berusia 29 tahun itu terpaksa ditarik keluar sebelum pertandingan benar-benar berakhir.
Baca Juga: Radja Nainggolan Gagalkan Kemenangan Joey Pelupessy Bersama Lommel SK
Proses pemulihan yang memakan waktu lama membuatnya absen dalam laga krusial melawan Stuttgart pada pekan lalu.
Eugen Polanski selaku juru taktik Gladbach memutuskan untuk tidak membawa sang pemain dalam lawatan ke markas Bremen.
Pernyataan Resmi Manajemen Gladbach

Kepastian mengenai absennya pilar lini belakang ini diumumkan secara terbuka melalui laman daring resmi milik klub.
Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa Diks belum mendapatkan lampu hijau dari tim medis untuk kembali ke lapangan hijau.
“Selain Kevin Diks yang cedera, Kota Takai (infeksi saluran pencernaan disertai demam) dan Gio Reyna (masalah otot) juga tidak tersedia,” demikian pengumuman dari Gladbach di situs resminya.
Pernyataan tersebut mempertegas bahwa kondisi skuad saat ini memang sedang pincang karena beberapa pemain inti tumbang.
Situasi ini tentu menjadi sorotan tajam bagi publik sepak bola di tanah air yang menantikan aksinya.
Tantangan Besar Pelatih John Herdman
Kabar cederanya Diks menjadi tamparan keras bagi John Herdman yang baru saja menjabat pelatih Timnas Indonesia.
Pria yang mulai menahkodai skuad Garuda sejak Januari lalu ini sedang mematangkan strategi untuk laga debutnya.
Momen perdana Herdman bersama Indonesia dijadwalkan akan berlangsung pada ajang FIFA Series bulan Maret mendatang.
St Kitts and Nevis bersama Bulgaria dan Kepulauan Solomon dijadwalkan menjadi calon lawan potensial bagi Indonesia.
Namun rencana taktis Herdman kini harus terganggu akibat ketersediaan pemain di sektor pertahanan yang sangat minim.
Krisis Lini Belakang Skuad Garuda
Kegelisahan Herdman semakin bertambah mengingat sebelumnya Mees Hilgers juga dipastikan absen dalam jangka waktu yang lama.
Bek andalan FC Twente tersebut mengalami cedera serius pada bagian ligamen lutut anterior atau dikenal sebagai ACL.
Kondisi serupa ternyata menimpa kapten tim Asnawi Mangkualam yang juga dikonfirmasi menderita cedera ACL pekan ini.
Cedera parah tersebut membuat Asnawi kemungkinan besar harus menepi dari lapangan hijau hingga pertengahan tahun nanti.
Absennya ketiga pemain bertahan ini menjadi pukulan telak mengingat mereka adalah pilar utama dalam membendung serangan lawan.
Opsi Terbatas di Posisi Bek
Fakta bahwa Diks dan Asnawi menempati posisi yang sama yakni bek kanan membuat lubang besar di sisi tersebut.
Kekosongan ini memaksa tim pelatih untuk segera mencari alternatif pemain lain yang mampu menutup celah yang ada.
Walaupun Herdman masih mengantongi beberapa nama cadangan namun kualitas Diks dan Asnawi sulit untuk langsung digantikan.
Keterbatasan pilihan ini menuntut kecerdikan sang pelatih dalam meracik komposisi pemain yang tersedia di sisa waktu.
Publik berharap pemulihan Kevin Diks bisa berjalan lebih cepat agar bisa memperkuat tim nasional dalam waktu dekat.
Ujian pertama bagi kepemimpinan John Herdman kini terletak pada kemampuannya mengatasi badai cedera yang menghantam skuadnya.
Setiap perkembangan medis mengenai para pemain ini akan terus dipantau secara intensif oleh staf kepelatihan tim nasional.
Dukungan dan doa dari para suporter terus mengalir agar krisis pertahanan ini bisa segera teratasi sebelum laga resmi.
Pertandingan persahabatan internasional nanti akan menjadi tolak ukur awal bagi kekuatan Indonesia di bawah asuhan pelatih baru.
Kini fokus utama adalah memastikan bahwa strategi tetap berjalan lancar meski tanpa kehadiran beberapa pemain kunci di lini belakang.