-
Leo Wallin Wennerholm adalah bek muda Brommapojkarna Swedia yang memiliki keturunan Jakarta.
-
Sepanjang 2024, Leo meraih dua gelar juara dan mencetak lima gol sebagai bek.
-
Potensi Leo layak dipantau John Herdman untuk memperkuat kedalaman lini belakang Indonesia.
Suara.com - Dunia sepak bola Indonesia kembali dikejutkan dengan kemunculan talenta pemain keturunan Indonesia muda berbakat yang berkarier di Liga Eropa.
Sosok bernama Leo Wallin Wennerholm kini mulai menarik perhatian publik pecinta bola karena memiliki ikatan darah dengan Indonesia.
Pemain ini tumbuh dalam sistem pendidikan sepak bola Swedia yang dikenal sangat kompetitif dan disiplin.
Namanya mencuat seiring dengan kebutuhan Skuad Garuda akan pelapis pertahanan yang tangguh di level internasional.
Kehadirannya diprediksi mampu memberikan dimensi baru bagi kedalaman lini belakang tim nasional di masa depan.
Profil dan Keunggulan Bek Modern
![Siapa Leo Wallin Wennerholm? Bek Tengah Keturunan Indonesia yang Rajin Cetak Gol dan Assist. [Dok. IG wennerholm_martin]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/31/57683-leo-wallin-wennerholm.jpg)
Leo Wennerholm sendiri saat ini tercatat sebagai bagian dari akademi sepak bola ternama, Brommapojkarna U-14.
Klub tersebut memiliki reputasi besar di Swedia sebagai pabrik yang memproduksi pemain-pemain elite di liga domestik.
Lahir pada 5 Maret 2010, pemuda ini sudah memiliki atribut fisik yang sangat mumpuni untuk ukuran usianya.
Baca Juga: Pengakuan Pemain Berdarah Medan: Berpeluang Bela 3 Negara, Timnas Indonesia Cukup Tertarik
Dengan tinggi badan mencapai 170 cm dan berat 65 kg, ia menempati posisi strategis sebagai bek tengah.
Kaki kanannya yang dominan dipadukan dengan kemampuan membaca alur serangan lawan secara cermat dan disiplin.
Darah Jakarta di Jantung Swedia

Akar keturunan Indonesia yang dimiliki Leo berasal langsung dari sang ibu yang merupakan kelahiran Jakarta.
Sang ibu diketahui pindah dan diadopsi ke Swedia sejak usianya baru menginjak tiga minggu setelah lahir.
Latar belakang keluarga ini menempatkan Leo dalam daftar panjang pemain diaspora yang potensial membela Merah Putih.