-
Persija Jakarta segera merampungkan proses transfer striker Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, dari Belanda.
-
Mauro Zijlstra dijadwalkan menandatangani kontrak dua setengah tahun setelah menjalani rangkaian tes medis.
-
Estimasi biaya tebusan kontrak Mauro Zijlstra dari FC Volendam mencapai angka Rp1,49 miliar.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer sepak bola tanah air mengenai pergerakan agresif Persija Jakarta.
Klub kebanggaan ibu kota tersebut dilaporkan sedang berupaya keras memulangkan penyerang muda berbahan keturunan, Mauro Zijlstra.
Langkah ini menjadi sinyal serius dari manajemen Macan Kemayoran untuk memperkuat komposisi pemain asing dan lokal mereka.
Mauro Zijlstra yang saat ini berkarier di kompetisi Belanda menjadi target utama untuk mengisi slot ujung tombak.
Ketertarikan Persija terhadap pemain keturunan Indonesia berusia 21 tahun ini pun langsung memicu perbincangan hangat di kalangan suporter.
Kabar kepindahan sang striker pertama kali mencuat melalui unggahan akun media sosial yang memantau pergerakan pemain.
Informasi ini semakin diperkuat oleh pernyataan jurnalis terkemuka asal Belanda, Dennie Van Laar, yang memvalidasi rumor tersebut.
“Striker Volendam, Mauro Zijlstra, hampir menandatangani kontrak dengan klub papan atas Indonesia, Persija Jakarta,“ jelas @dennievanlaar.
Ia juga menambahkan detail mengenai durasi kerja sama yang akan dijalani sang pemain jika proses administrasi berjalan lancar.
Baca Juga: Alasan Persija Jakarta Tak Buru-buru Mainkan Shayne Pattynama sebagai Starter
“Jika pemeriksaan medisnya tidak menunjukkan masalah, pemain internasional Indonesia yang telah tiga kali membela timnas ini akan menandatangani kontrak berdurasi dua setengah tahun,“ paparnya.
Meski kabar ini sudah sangat santer terdengar, ada ganjalan yang cukup besar dalam proses kepindahan pemain bertalenta ini.
Mauro Zijlstra diketahui masih memiliki ikatan kerja secara profesional dengan klub kasta kedua Belanda, FC Volendam.
Durasi kontraknya di sana sebenarnya masih tersisa cukup lama, yakni hingga musim panas atau Juni tahun 2027.
Bahkan pihak klub Belanda tersebut memiliki opsi untuk memperpanjang masa bakti sang pemain selama satu tahun tambahan.
Situasi ini membuat Persija Jakarta tidak bisa mendapatkan tanda tangannya secara cuma-cuma atau gratis pada musim ini.