Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 03 Februari 2026 | 10:28 WIB
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
Luke Vickery (IG Luke Vickery)

 

  • Luke Vickery merupakan pemain Macarthur FC yang memiliki garis keturunan Indonesia dari neneknya.

  • PSSI dikabarkan telah berkomunikasi secara serius untuk mengajak Vickery bergabung dengan tim nasional.

  • Sang pemain sedang menimbang pilihan antara membela Indonesia, Australia, atau Amerika Serikat sekarang.

Suara.com - Dunia sepak bola tanah air kembali dihebohkan dengan munculnya nama baru untuk proyek naturalisasi pemain keturunan Indonesia.

Sosok tersebut adalah Luke Vickery yang kini sedang bersinar terang di kompetisi kasta tertinggi Australia.

Penyerang sayap milik klub Macarthur FC ini secara terbuka menyatakan minatnya berseragam Timnas Indonesia di masa depan.

Namun siapa sangka jika sebelum berada di posisi sekarang ia sempat mengalami fase karier yang sangat kelam.

Saat masih membela Western United nasib pemain ini berada di ujung tanduk tanpa kepastian kontrak baru.

Kondisi tersebut bahkan membuatnya sempat berpikir untuk meninggalkan benua Australia demi mencari peruntungan di tempat lain.

Ia merasa terpojok karena bursa transfer hampir ditutup sementara belum ada satu pun klub yang meliriknya.

“Situasinya sangat menakutkan. Musim A-League tinggal sebulan lagi dan hampir semua klub sudah memiliki skuad lengkap,” ujar Vickery kepada AAP.

Rasa frustrasi yang mendalam menyelimuti dirinya bersama sang agen saat melakukan evaluasi besar-besaran terhadap masa depannya.

Mereka pun mulai melirik pasar sepak bola di Amerika Serikat sebagai pelarian terakhir agar tetap bermain.

Vickery memang memiliki keuntungan ganda karena ia dilahirkan di tanah Hawaii yang memberinya hak kewarganegaraan Amerika.

Rencananya ia akan mencoba masuk ke kompetisi kasta bawah seperti MLS Next Pro atau USL Championship.

Langkah tersebut diambil karena ia menyadari tipisnya peluang untuk langsung menembus skuad utama di Major League Soccer.

Persiapan untuk terbang ke Negeri Paman Sam tersebut bahkan sudah hampir mencapai tahap finalisasi dokumen keberangkatan.

Keberuntungan akhirnya berpihak padanya ketika sebuah panggilan telepon masuk di saat-saat terakhir yang sangat menentukan.

Upaya komunikasi terakhir yang dilakukan agennya membuahkan hasil manis ketika Macarthur FC menyatakan minat serius terhadapnya.

Tanpa berpikir panjang ia langsung menyetujui tawaran tersebut demi menyelamatkan karier profesionalnya yang hampir saja padam total.

“Saya benar-benar sudah hampir naik pesawat ke Amerika. Lalu kami mencoba satu panggilan terakhir ke klub-klub A-League, dan ketika Macarthur menghubungi, saya langsung menerimanya,” kata Vickery.

Keputusan krusial ini terbukti menjadi titik balik paling spektakuler dalam perjalanan hidup seorang Luke Vickery di lapangan hijau.

Di bawah bimbingan pelatih bertangan dingin Mile Sterjovski potensi maksimal sang pemain mulai terlihat secara nyata.

Gaya mainnya yang mengandalkan kecepatan lari serta agresivitas tinggi membuatnya menjadi momok bagi pertahanan lawan mana pun.

Ia tidak hanya tajam di liga domestik tetapi juga mampu menunjukkan taji saat bertarung di level kontinental.

Kini ia telah mengemas koleksi lima gol dari total tujuh belas penampilan bersama tim berjuluk The Bulls tersebut.

Puncak kepuasan batinnya terjadi saat ia berhasil menjebol gawang Melbourne City dalam kemenangan telak dengan skor 6-2.

Gol tersebut bukan sekadar angka di papan skor melainkan sebuah ajang balas dendam pribadi bagi masa lalunya.

Ternyata saat masih menimba ilmu di usia muda Vickery pernah dua kali mencoba peruntungan lewat jalur seleksi di sana.

Ironisnya tim raksasa Australia tersebut justru membuangnya dan meragukan kemampuan teknis yang ia miliki saat itu.

“Pada trial kedua, mereka bahkan menghentikannya lebih awal dan mengatakan tidak ada satu pun dari kami yang punya bakat. Jadi rasanya sangat memuaskan bisa mencetak gol dan mengalahkan mereka,” ujarnya.

Kegigihannya membuktikan diri kini membuahkan hasil yang jauh melampaui ekspektasi banyak pemandu bakat di Australia sebelumnya.

Kabar mengenai performa menawannya ini rupanya sudah sampai ke telinga para pengurus sepak bola di tanah air.

Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI dikabarkan mulai melakukan pendekatan secara personal untuk memboyong sang pemain.

Vickery diketahui memiliki darah Indonesia yang berasal dari garis keturunan nenek yang merupakan ibu dari ibunya.

Kondisi legalitas ini memungkinkannya untuk berpindah federasi dan memperkuat skuad asuhan Shin Tae-yong dalam waktu dekat.

Namun tantangannya adalah ia juga masih memiliki peluang untuk dipanggil oleh tim nasional Australia maupun Amerika Serikat.

Rekam jejaknya pun cukup mentereng karena sebelumnya ia pernah menjadi bagian dari skuad Australia U-20 atau Young Socceroos.

Persaingan antar tiga negara ini membuat masa depan internasional Vickery menjadi topik pembicaraan yang sangat menarik untuk diikuti.

Pihak Indonesia sendiri dinilai paling agresif dalam menunjukkan keinginan mereka untuk mengamankan jasa sang penyerang sayap ini.

“Saya bisa mewakili Australia, Amerika Serikat, atau Indonesia. Indonesia cukup serius dan sudah ada komunikasi,” kata Vickery.

Ia sangat menghargai ketertarikan dari Indonesia dan terus menjalin komunikasi aktif dengan pihak terkait mengenai proses administrasi.

Ambisi besarnya adalah bisa merasakan atmosfer pertandingan internasional yang kompetitif demi meningkatkan nilai tawar karier profesionalnya secara global.

“Semua pemain tentu ingin bermain di level internasional. Saat ini saya hanya menjajaki opsi dan melihat peluang terbaik untuk perkembangan karier saya.” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?

Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?

Bola | Selasa, 03 Februari 2026 | 10:03 WIB

Bos Ajax Amsterdam: Maarten Paes Rajin, Mentalitas Tinggi dan Kiper Berbakat

Bos Ajax Amsterdam: Maarten Paes Rajin, Mentalitas Tinggi dan Kiper Berbakat

Bola | Selasa, 03 Februari 2026 | 09:49 WIB

3 Calon Klub Ivar Jenner Usai Dilepas FC Utrecht, Ada Eks Klub Kapten Timnas Indonesia

3 Calon Klub Ivar Jenner Usai Dilepas FC Utrecht, Ada Eks Klub Kapten Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 03 Februari 2026 | 09:31 WIB

Terkini

Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol

Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:36 WIB

Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia

Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:31 WIB

FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026

FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:26 WIB

Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero

Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:30 WIB

FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global

FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:09 WIB

Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool

Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:15 WIB

Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?

Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:05 WIB

Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong

Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:10 WIB

Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026

Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:03 WIB

Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga

Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:02 WIB