Winger Keturunan AS Bisa Main di 3 Negara: Saya Sudah Komunikasi dengan Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 03 Februari 2026 | 13:18 WIB
Winger Keturunan AS Bisa Main di 3 Negara: Saya Sudah Komunikasi dengan Indonesia
Luke Vickery (IG Luke Vickery)
baca 10 detik
  • Luke Vickery mengakui adanya komunikasi dengan PSSI mengenai peluang bergabung ke Timnas Indonesia.
  • Pemain Macarthur FC ini memiliki darah Indonesia melalui jalur nenek dari pihak ibunya.
  • Statistik impresif Vickery di Australia diprediksi akan memperketat persaingan penyerang di skuad Garuda.

Suara.com - Luke Vickery yang kini merumput di Liga Australia secara terbuka mengungkapkan ketertarikan membela Timnas Indonesia.

Pemain sayap milik Macarthur FC ini memiliki garis keturunan Indonesia yang sangat valid.

Melalui nenek dari pihak ibunya ia memenuhi syarat legal untuk menjalani proses naturalisasi.

Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi pendukung Garuda yang merindukan penyerang tajam.

Kehadiran sosok pemain depan yang produktif sangat dibutuhkan dalam skema permainan modern saat ini.

Vickery menegaskan bahwa dirinya sedang menimbang berbagai opsi untuk masa depan karier sepak bolanya.

Ia mengakui bahwa Indonesia menunjukkan keseriusan yang cukup besar untuk meminang dirinya masuk skuad.

“Saya bisa mewakili Australia, AS (Amerika Serikat), atau Indonesia, dan Indonesia cukup tertarik. Sudah ada sedikit komunikasi antara kami untuk melihat berbagai pilihan dan berbagai peluang yang bisa saya dapatkan sebagai pemain,” kata Luke Vickery kepada media Australia, SmartB.

Komunikasi awal yang telah terjalin menandakan bahwa PSSI terus bergerak memburu pemain berkualitas.

baca juga

Pemain berusia 20 tahun ini menyadari pentingnya jam terbang di level antarnegara bagi pemain muda.

Berlaga di kompetisi internasional merupakan impian setiap pesepak bola profesional yang ingin naik level.

“Tentu saja semua orang ingin bermain di panggung nasional untuk tim nasional, tetapi saya hanya sedang menjajaki kemungkinan,” lanjut pesepakbola 20 tahun ini.

Luke Vickery saat ini memiliki status sebagai salah satu mesin gol andalan bagi Macarthur FC.

Ketajamannya di kasta teratas liga Australia sudah terbukti dengan kontribusi gol yang cukup konsisten.

Sepanjang musim berjalan ia telah mencatatkan statistik yang cukup impresif bagi pemain seusianya di lapangan.

Vickery berhasil membukukan total lima gol serta tiga umpan matang dari delapan belas penampilan resminya.

Performa stabil ini membuatnya menjadi aset properti panas bagi beberapa negara yang ia wakili.

“Saya bisa mewakili Australia, Amerika Serikat, atau Indonesia. Indonesia cukup serius dan sudah ada komunikasi,” kata Vickery.

Pengalaman bermain di liga yang kompetitif akan menjadi modal besar jika ia bergabung nanti.

Kualitas teknis yang dimiliki Vickery memungkinkan dirinya untuk ditempatkan di berbagai posisi lini depan.

Dalam formasi 3-4-3 yang kerap diusung pelatih ia sangat ideal mengisi sektor penyerang sayap.

“Semua pemain tentu ingin bermain di level internasional. Saat ini saya hanya menjajaki opsi dan melihat peluang terbaik untuk perkembangan karier saya.”

Kemampuan kaki kanan dan kirinya yang seimbang memberikan fleksibilitas taktik yang sangat luar biasa hebat.

Ia tidak hanya tajam sebagai eksekutor namun juga lihai dalam mengirimkan umpan silang mematikan.

Jika proses perpindahan kewarganegaraan ini terwujud persaingan di internal tim akan semakin memanas dan ketat.

Nama-nama mapan seperti Rafael Struick mungkin harus bekerja ekstra keras untuk menjaga posisi utamanya.

Begitu juga dengan calon pemain naturalisasi lain seperti Mauro Zijlstra yang berpotensi menemui tantangan besar.

Luke Vickery memiliki keunggulan fisik dan kecepatan yang bisa menjadi pembeda di lapangan hijau.

Persaingan sehat ini diharapkan mampu mendongkrak performa kolektif Timnas Indonesia di kancah Benua Asia.

Suporter berharap kehadiran pemain berkualitas dari liga luar negeri dapat membawa perubahan yang signifikan.

Vickery dipandang sebagai potongan puzzle yang hilang untuk mempertajam daya dobrak serangan tim nasional Indonesia.

Meskipun pernah membela Australia U-20 ia masih sangat memungkinkan untuk berganti seragam tim nasional senior.

Keputusannya nanti akan sangat menentukan arah perkembangan karier pribadinya di panggung sepak bola dunia.

Indonesia kini menanti jawaban pasti dari sang pemain untuk segera berseragam merah putih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Tiket Timnas Indonesia U-17 vs China Cuma Rp50 Ribu, Ini Cara Dapatkannya

Harga Tiket Timnas Indonesia U-17 vs China Cuma Rp50 Ribu, Ini Cara Dapatkannya

Bola | Selasa, 03 Februari 2026 | 13:02 WIB

Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Debut Potensial Maarten Paes di Ajax Amsterdam

Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Debut Potensial Maarten Paes di Ajax Amsterdam

Bola | Selasa, 03 Februari 2026 | 12:59 WIB

Deretan Fakta Menarik Nomor Maarten Paes di Ajax: Pernah Dipakai Pemain Keturunan Ambon

Deretan Fakta Menarik Nomor Maarten Paes di Ajax: Pernah Dipakai Pemain Keturunan Ambon

Bola | Selasa, 03 Februari 2026 | 12:54 WIB

Terkini

Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026

Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:13 WIB

Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis

Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:34 WIB

Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah

Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:28 WIB

Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini

Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:22 WIB

PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027

PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:17 WIB

League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship

League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:15 WIB

Susunan Pemain Skotlandia vs Maroko di Piala Dunia 2026, McTominay dan Hakimi Jadi Andalan

Susunan Pemain Skotlandia vs Maroko di Piala Dunia 2026, McTominay dan Hakimi Jadi Andalan

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:10 WIB

Tumbangkan Australia 2-0, Amerika Serikat Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Tumbangkan Australia 2-0, Amerika Serikat Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:07 WIB

Predisi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Predisi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:02 WIB

Iran Akan Ajukan Keluhan ke FIFA Terkait Pembatasan Selama Piala Dunia 2026

Iran Akan Ajukan Keluhan ke FIFA Terkait Pembatasan Selama Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:40 WIB