-
Polisi Italia menangkap remaja 19 tahun pelempar petasan yang melukai kiper Emil Audero.
-
Fans Inter Milan dilarang melakukan perjalanan tandang hingga 23 Maret 2026 mendatang.
-
Sanksi tegas diberlakukan pemerintah Italia demi menjaga keamanan dan ketertiban di stadion.
Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi seluruh basis pendukung I Nerazzurri di wilayah Lombardy.
Perlu diketahui bahwa Lombardy merupakan pusat administratif penting di Italia dengan Milan sebagai ibu kotanya.
Pembatasan ini dilakukan secara ketat untuk memutus rantai kekerasan antar suporter sepak bola profesional.
Menteri Dalam Negeri Italia, Matteo Piantedosi, menegaskan bahwa langkah ini diambil demi kepentingan yang lebih besar.
Tujuannya adalah memastikan perlindungan ketertiban umum dan menjamin keamanan publik di setiap ajang olahraga.
Pemerintah berupaya keras mencegah agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di kompetisi kasta tertinggi.
Kerugian Inter Milan di Laga Tandang
Absennya suporter setia tentu akan memengaruhi atmosfer mental para pemain Inter Milan di lapangan hijau.
Lautaro Martinez dan rekan setimnya dipastikan harus berjuang sendiri tanpa dukungan langsung dari tribune penonton.
Baca Juga: Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
Sanksi ini berlaku untuk sejumlah jadwal pertandingan penting yang sudah menanti di depan mata.
Pendukung Inter tidak diperbolehkan hadir saat tim melawat ke markas Sassuolo maupun saat bertamu ke Lecce.
Bahkan partai bergengsi melawan AC Milan dan Fiorentina juga akan dilalui tanpa kehadiran suporter mereka.