- Inter Milan mengalahkan Torino 2-1 di perempat final Coppa Italia pada Kamis (5/2) dini hari WIB di U-Power Stadium.
- Pelatih Cristian Chivu memuji debut penuh dua pemain muda, Cocchi dan Kamate, atas kontribusi mereka dalam kemenangan tersebut.
- Chivu menyatakan Inter mampu menjaga kedalaman skuad tanpa pemain baru karena sukses pengembangan akademi klub.
Suara.com - Inter Milan melangkah ke semifinal Coppa Italia usai menghajar Torino 2-1 di babak perempat final, Kamis (5/2) diihari WIB.
Pada laga yang digelar di U-Power Stadium, Monza, Inter tampil dengan rotasi besar. Pelatih Cristian Chivu memberikan debut penuh kepada dua pemain muda, Matteo Cocchi dan Issiaka Kamate. Keputusan itu berbuah manis, terutama Kamate yang mencatatkan assist untuk gol pembuka Ange-Yoan Bonny.
Andy Diouf menambah keunggulan Inter di awal babak kedua, sebelum Torino memperkecil kedudukan lewat Sandro Kulenovic.
Meski sempat berada dalam tekanan di menit akhir, Inter tetap mampu mengamankan kemenangan.
“Saya puas dengan performa tim, dengan energi yang kami tampilkan dan peluang yang kami ciptakan,” ujar Chivu dilansir dari Football Italia.
Chivu secara khusus memberi pujian kepada akademi Inter yang dinilainya menjadi fondasi penting keberhasilan tim.
Menurutnya, kontribusi pemain muda bukanlah kejutan, melainkan hasil kerja jangka panjang.
“Saya memuji Cocchi dan Kamate, tapi juga semua orang yang bekerja di akademi Inter. Mereka yang membentuk para pemain ini selama bertahun-tahun,” kata Chivu.
Ia bahkan menyebut sejumlah nama lain dari tim muda yang dinilai siap membantu tim utama, seperti Bovo, Topalovic, Alexiou, dan Berenbruch.
Baca Juga: Inter ke Semifinal! Gol Bonny dan Diouf Bawa Nerazzurri Singkirkan Torino di Coppa Italia
Chivu juga menyoroti peran Stefano Vecchi yang dinilainya sukses mengembangkan skuad Inter U-23.
Inter tidak mendatangkan pemain baru pada bursa transfer Januari, meski harus menghadapi jadwal padat dan absennya Denzel Dumfries karena cedera. Namun bagi Chivu, hal itu bukan masalah besar.
“Anda bisa meningkatkan kualitas tim tanpa mendatangkan pemain baru,” tegasnya.
Chivu mengakui Inter sempat mencoba bergerak di bursa transfer, tetapi menilai Januari selalu menjadi periode yang rumit.
Ia menekankan bahwa kehadiran pemain-pemain muda dari tim U-23 memberikan kedalaman skuad yang cukup untuk menghadapi berbagai kompetisi.
Meski jadwal padat, termasuk potensi semifinal Coppa Italia yang berdekatan dengan Derby della Madonnina, Chivu menegaskan dirinya tidak khawatir.