Baca 10 detik
- Manajer Manchester City, Pep Guardiola, dikritik Komunitas Yahudi Manchester karena membela Palestina dan menyebut genosida di Gaza.
- Kritik muncul setelah Guardiola berpidato di Barcelona sambil mengenakan keffiyeh dan menyatakan dukungannya terhadap warga Palestina.
- Komunitas Yahudi meminta Guardiola fokus pada sepak bola sebab komentarnya dinilai berpotensi memicu sentimen anti-Semitisme.
Kontributor: Adam Ali