-
Persis Solo menargetkan kemenangan atas PSIM Yogyakarta guna keluar dari zona merah klasemen.
-
Milomir Seslija telah menyiapkan strategi khusus untuk meredam permainan Ze Valente dan kolega.
-
Seluruh skuat Persis dalam kondisi prima dan memiliki motivasi tinggi memenangkan Derby Mataram.
Suara.com - Laga sarat gengsi akan tersaji di Stadion Sultan Agung saat Persis Solo bertamu ke markas PSIM Yogyakarta.
Pertandingan pekan ke-20 BRI Super League ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat sore tepat pukul 15.30 WIB.
Milomir Seslija selaku nakhoda Laskar Sambernyawa telah menetapkan standar tinggi bagi anak asuhnya untuk meraih kemenangan krusial.
Tiga poin menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi demi memperbaiki posisi tim di papan bawah.
Klub asal Kota Bengawan tersebut saat ini sedang berjuang keras untuk segera menjauh dari ancaman turun kasta.
Sang juru taktik asal Bosnia-Herzegovina memastikan seluruh penggawa tim dalam keadaan bugar dan siap merumput.
Kepercayaan diri yang tinggi menjadi modal utama para pemain sebelum memasuki arena pertandingan bertajuk Derby Mataram.
Milo menyadari bahwa memenangkan laga ini akan memberikan dampak psikologis yang luar biasa bagi skuatnya.
Kesiapan mental menjadi fokus utama mengingat tekanan tinggi yang selalu menyertai pertandingan penuh sejarah ini.
Baca Juga: Kelebihan Pemain Asing, Persib Bandung Wajib Tendang Satu Nama
"Untuk Derby ini kita memiliki target yang tinggi meskipun kita akan menghadapi tim yang bagus. Mereka sangat baik dalam segi penguasaan bola, ada Ze Valente dan beberapa pemain lokal lainnya. Tapi kami yakin bisa meraih hasil baik," ujar Milomir.
Tuan rumah PSIM Yogyakarta dinilai memiliki kedalaman skuat yang sangat mumpuni pada musim kompetisi tahun ini.
Kemampuan lawan dalam mengontrol jalannya pertandingan menjadi perhatian khusus bagi tim kepelatihan Persis Solo.
Kehadiran sosok kreatif seperti Ze Valente dianggap sebagai ancaman utama yang wajib diredam sepanjang laga berjalan.
Meski demikian optimisme tetap membumbung tinggi di kubu tamu untuk bisa menjinakkan dominasi tuan rumah.
Laga ini diprediksi akan menyuguhkan duel taktik yang sengit di setiap lini lapangan hijau nantinya.
Manajemen dan tim pelatih telah mengantongi sejumlah catatan penting dari hasil pertandingan yang dilakoni sebelumnya.
Pembenahan dilakukan secara menyeluruh agar kesalahan yang terjadi pada laga kontra Persib tidak terulang kembali.
Milomir menekankan pentingnya efektivitas permainan dan koordinasi antar lini yang jauh lebih solid dari sebelumnya.
Persiapan matang yang telah dijalani diharapkan mampu menjadi pembeda saat peluit panjang tanda mulai dibunyikan.
"Persiapan tim cukup baik dan untuk menang di pertandingan besok, kita harus bermain bagus dari laga sebelumnya melawan Persib," jelas Milomir.
Proses integrasi pemain baru yang didatangkan pada bursa transfer tengah musim masih terus berjalan intensif.
Meskipun masih dalam tahap penyesuaian gaya main mereka menunjukkan progres yang sangat menjanjikan bagi tim.
Pelatih meyakini bahwa kehadiran tenaga baru ini akan memberikan dimensi serangan yang lebih bervariasi bagi Persis.
Chemistry antar pemain lama dan baru diharapkan segera mencapai titik maksimal dalam waktu yang sangat singkat.
"Kita tahu memang belum membuat perubahan ke posisi yang baik, tapi pemain baru kita sedang adaptasi tapi tidak akan membutuhkan waktu lama," tutupnya.
Posisi Persis Solo di tangga klasemen sementara saat ini memang masih jauh dari kata memuaskan.
Terpuruk di peringkat ke-18 dengan koleksi 10 poin membuat situasi internal tim menjadi kian menantang.
Selisih tujuh angka dari batas aman zona degradasi menuntut tim untuk selalu meraih poin maksimal.
Total 19 pertandingan yang telah dijalani menjadi bahan refleksi besar bagi seluruh elemen di dalam klub.
Kemenangan atas rival abadi di Stadion Sultan Agung bisa menjadi titik balik kebangkitan Laskar Sambernyawa.