- Timnas Futsal Indonesia melaju ke final Piala Asia Futsal 2026 setelah mengalahkan Jepang 5-3 di Indonesia Arena.
- Kemenangan ini mengantar Indonesia mencatat sejarah baru, yakni lolos ke final turnamen tersebut untuk pertama kali.
- Skuad Garuda mencetak rekor gol terbanyak sepanjang sejarah keikutsertaan mereka, melampaui edisi tahun 2003.
Suara.com - Timnas Futsal Indonesia sukses mengguncang panggung Asia setelah memastikan diri lolos secara dramatis ke partai puncak Piala Asia Futsal 2026.
Kepastian tiket final didapat usai skuad Garuda menumbangkan raksasa Asia, Jepang, dengan skor 5-3 melalui babak perpanjangan waktu di Indonesia Arena, Kamis (5/2/2026).
Kemenangan heroik tersebut tidak hanya mengantarkan Indonesia ke final, tetapi juga melahirkan sederet catatan fenomenal yang membanggakan publik Tanah Air.
Hal dahsyat pertama adalah keberhasilan Timnas Futsal Indonesia menembus babak final Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan negara ini.
Pencapaian ini secara otomatis mematahkan rekor terbaik sebelumnya di mana langkah terjauh Indonesia hanya sampai di babak semifinal atau perempat final.
Kini, Evan Soumilena dan kawan-kawan tinggal selangkah lagi untuk mencetak sejarah yang lebih besar dengan merengkuh trofi juara Asia pertama mereka saat menantang Iran.
Catatan istimewa kedua terletak pada produktivitas gol skuad Merah Putih yang luar biasa mengerikan sepanjang turnamen berlangsung.
Skuad asuhan Hector Souto tercatat telah melesakkan total 19 gol ke gawang lawan sejak babak penyisihan grup dimulai hingga semifinal.
Angka fantastis tersebut resmi melampaui rekor produktivitas gol tertinggi Indonesia sebelumnya yakni 14 gol yang tercipta pada edisi tahun 2003 silam.
Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia vs Jepang Jadi Reuni Kedua Pelatih dan Pemainnya
Hal dahsyat ketiga adalah fakta bahwa kemenangan ini merupakan kali pertama Indonesia berhasil mengalahkan Jepang di ajang resmi Piala Asia Futsal.
Hasil ini terasa sangat manis karena sekaligus menghapus trauma kekalahan masa lalu dan membuktikan bahwa Indonesia kini sejajar dengan kekuatan tradisional Asia.
Kemenangan di laga hidup mati ini menjadi modal mentalitas yang sangat berharga sebelum menghadapi ujian terakhir melawan sang raja futsal Asia, Iran.
Kontributor : Imadudin Robani Adam