- Manchester City meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool di Anfield dalam lanjutan Premier League.
- Selebrasi keras Manchester City memicu kritik pedas Roy Keane karena dianggap kurang menghormati lawan.
- Pelatih Liverpool Arne Slot kecewa terhadap keputusan wasit terkait potensi kartu merah Marc Guehi dan Szoboszlai.
Suara.com - Kemenangan dramatis Manchester City 2-1 atas Liverpool di Anfield memicu kritik pedas dari eks pemain Manchester United, Roy Keane.
Usai laga lanjutan Premier League tersebut, para pemain Manchester City merayakan kemenangan dengan memutar musik keras di ruang ganti.
Suara tersebut terdengar jelas saat pelatih Liverpool, Arne Slot, menjalani wawancara pascalaga dengan Sky Sports.
Presenter Sky Sports, Dave Jones, bahkan menyindir suasana tersebut dengan mengatakan bahwa Slot seperti sedang diwawancarai di dalam klub malam.
Momen itu memancing reaksi keras dari Roy Keane. Mantan kapten Manchester United tersebut menilai selebrasi City berlebihan dan tidak menghormati pihak lain.
“Mereka memang berhak menikmati kemenangan, tetapi tetap harus menunjukkan sedikit rasa hormat,” ujar Keane dilansir dari The Sun.
“Matikan musiknya ketika orang sedang melakukan wawancara. Itu konyol.”
Pertandingan sendiri berjalan panas dan penuh drama. Liverpool sempat unggul lebih dulu lewat tendangan bebas spektakuler Dominik Szoboszlai pada menit ke-74.
Manchester City kemudian bangkit. Bernardo Silva mencetak gol penyeimbang sebelum Erling Haaland memastikan kemenangan lewat penalti di menit ke-93, setelah Alisson melanggar Matheus Nunes di kotak terlarang.
Baca Juga: Psywar Guardiola ke Arsenal: Jadwal Neraka dan Cedera Bisa Bikin The Gunners Tergelincir
Arne Slot juga meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit Craig Pawson yang tidak mengusir Marc Guehi saat melanggar Mohamed Salah.
Menurut Slot, momen tersebut seharusnya berujung kartu merah karena menggagalkan peluang emas.
“Itu jelas peluang mencetak gol. Dari 100 orang, mungkin hanya 20 yang akan bilang itu bukan kartu merah,” kata Slot.
Di masa tambahan waktu, Liverpool harus bermain dengan 10 orang setelah Dominik Szoboszlai menerima kartu merah usai tinjauan VAR.
Gol Rayan Cherki juga dianulir karena adanya pelanggaran dalam proses terjadinya gol.
Kontributor: M.Faqih