- Persija Jakarta kehilangan akses sementara Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk tiga laga kandang mendatang karena perawatan rumput.
- Manajemen Persija sedang mengupayakan penggunaan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai opsi utama pengganti SUGBK segera.
- Jika JIS tidak memungkinkan, Persija memiliki rencana cadangan menggunakan Stadion Patriot Candrabhaga di Kota Bekasi sebagai markas sementara.
Suara.com - Persija Jakarta terancam tanpa markas di tengah padatnya jadwal kompetisi. Usai lima laga kandang terakhir digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Macan Kemayoran dipastikan tak bisa lagi menggunakan venue kebanggaan tersebut dalam waktu dekat.
Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, mengungkapkan bahwa manajemen Persija tengah mengupayakan penggunaan Jakarta International Stadium sebagai venue alternatif untuk laga kandang selanjutnya.
Sebelumnya, Persija memainkan lima pertandingan kandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan menjamu PSIM Yogyakarta (28/11/2025), Bhayangkara Presisi Lampung FC (29/12/2025), Persijap Jepara (3/1/2026), Madura United (23/12026), dan Arema FC (8/2/2026).
Namun, untuk tiga laga kandang berikutnya melawan PSM Makassar (20/2/2026), Borneo FC Samarinda (3/3), serta Dewa United Banten FC (15/3/2026), Persija tak bisa memakai SUGBK.
Stadion tersebut akan ditutup sementara untuk perbaikan dan perawatan rumput menjelang gelaran FIFA Series 2026 pada 23-31 Maret mendatang.
Situasi ini membuat Persija membuka opsi kembali berkandang di JIS. Terakhir kali tim ibu kota memainkan laga kandang di stadion tersebut saat menghadapi Bali United pada 14 September 2025.
Diky Soemarno memastikan komunikasi antara pengelola JIS dan panitia pelaksana (panpel) Persija terus berjalan intensif. Bahkan, pada Senin (9/2/2026), panpel Persija bersama Pengurus Pusat The Jakmania melakukan peninjauan langsung kondisi lapangan di JIS.
"Panpel masih komunikasi terus. Setahu saya memang panpel kemarin hari Senin sudah meninjau JIS bareng-bareng dan JIS ada kemajuan yang baik. Tapi kami masih menunggu kabar dari panpel," kata Diky Soemarno kepada awak media.
"Progres terakhir ketemu sama panpel di JIS, kita tinjau bareng. Ya, mereka optimistis, dari pihak JIS optimistis bisa langsungkan pertandingan tanggal 20 (Februari) di JIS," jelasnya.
Baca Juga: Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
Apabila JIS belum bisa digunakan, Persija dikabarkan telah menyiapkan opsi cadangan dengan miring Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, sebagai markas sementara.
Keputusan akhir akan sangat krusial, mengingat Persija membutuhkan dukungan penuh suporter saat menjamu PSM Makassar dalam laga penting tersebut.