- Kevin Diks tidak dimainkan saat Gladbach menghadapi Frankfurt karena akumulasi kartu.
- Pelatih Eugen Polanski tetap optimistis timnya tampil berani di laga tandang.
- Gladbach fokus membenahi penyelesaian akhir jelang duel Bundesliga.
Suara.com - Kabar kurang menyenangkan datang bagi penggemar Timnas Indonesia. Bek andalan, Kevin Diks, dipastikan tidak akan memperkuat Borussia Monchengladbach saat bertandang ke markas Eintracht Frankfurt dalam lanjutan Bundesliga, Sabtu (15/2/2026).
Pelatih Gladbach, Eugen Polanski, secara terbuka mengonfirmasi bahwa Diks tidak akan masuk dalam daftar pemain untuk laga tersebut.
Absennya Diks bukan karena cedera. Bek Timnas Indonesia itu harus menepi akibat akumulasi kartu, sehingga tidak memenuhi syarat tampil pada pertandingan kali ini.
1. Bukan Satu-satunya yang Absen
Selain Diks, Gladbach juga kehilangan Alejo Sarco. Pemain tersebut mengalami cedera ligamen kapsul pergelangan kaki dan dipastikan tidak bisa bermain akhir pekan ini.
Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Polanski. Namun, ia menegaskan timnya tetap datang ke Frankfurt dengan mental menyerang.
“Kami ingin melanjutkan performa akhir pekan lalu dan membawa euforia, keberanian, serta kualitas yang sama ke lapangan,” ujarnya dilansir dari laman resmi klub.
2. Waspadai Efek Pergantian Pelatih Frankfurt
Frankfurt sendiri tengah berada dalam situasi yang tidak sepenuhnya stabil. Meski begitu, Polanski tidak ingin meremehkan lawannya.
“Mereka tim dengan kualitas tinggi. Pergantian pelatih tentu memberi impuls baru dan ide-ide segar bagi para pemain,” katanya.
Pergantian pelatih kerap menghadirkan energi baru di ruang ganti. Itu sebabnya Gladbach diprediksi tidak akan mendapatkan laga yang mudah, terlebih bermain di kandang lawan.
Baca Juga: Direktur Ajax Puji Setinggi Langit Pemain Medan-Surabaya: Lincah dan Tak Kenal Takut
3. Fokus Benahi Lini Depan
Sepanjang pekan latihan, Gladbach lebih banyak membenahi efektivitas serangan. Polanski tak ingin timnya terlalu bergantung pada satu atau dua nama dalam urusan mencetak gol.
“Kami ingin membagi tanggung jawab mencetak gol ke lebih banyak pemain. Selain itu, kami ingin lebih cepat masuk ke kotak penalti lawan dengan umpan sesedikit mungkin untuk menciptakan bahaya,” jelasnya.
Absennya Kevin Diks memang mengurangi opsi di lini belakang. Namun bagi Gladbach, pertandingan melawan Frankfurt tetap menjadi momentum penting menjaga konsistensi di Bundesliga.
Bagi publik Indonesia, laga ini sekaligus menjadi pengingat bahwa disiplin kartu di kompetisi Eropa punya konsekuensi langsung. Kevin Diks harus menunggu kesempatan berikutnya untuk kembali tampil bersama Gladbach.
Kontributor: M Faqih.