3 Fakta Jhonattan Limbu, Pemain Keturunan Berdarah Gurkha-Jawa, Masa Depan Timnas Indonesia

Arief Apriadi

Senin, 16 Februari 2026 | 18:58 WIB
3 Fakta Jhonattan Limbu, Pemain Keturunan Berdarah Gurkha-Jawa, Masa Depan Timnas Indonesia
Simak 3 fakta menarik Jhonattan Limbu, pemain keturunan Nepal-Kediri di Liga Hong Kong. Calon gelandang serang masa depan Timnas Indonesia.(Instagram/@jhonattangillies)
baca 10 detik
  • Jhonattan Limbu memiliki darah campuran Nepal-Kediri dan memegang paspor Indonesia, sehingga bisa membela Timnas tanpa naturalisasi.
  • Pemain berusia 20 tahun ini memiliki fleksibilitas posisi sebagai sayap kanan, sayap kiri, maupun gelandang serang yang dibutuhkan skuad Garuda.
  • Karier Jhonattan ditempa di Liga Hong Kong bersama klub-klub seperti HKFC, Sham Shui Po, dan kini memperkuat Lee Man U-22.

Suara.com - Nama Jhonattan Limbu kini tengah menjadi sorotan publik sebagai salah satu pemain keturunan potensial yang digadang-gadang bisa menjadi gelandang serang masa depan Timnas Indonesia.

Pemain muda yang saat ini meniti karier di Liga Hong Kong tersebut memiliki profil unik dan kualitas teknik yang dinilai sangat cocok untuk menambah kedalaman skuad Garuda.

Berikut adalah tiga fakta menarik mengenai sosok Jhonattan Limbu yang siap membela Merah Putih tanpa perlu melewati proses naturalisasi yang rumit dan panjang.

1. Perpaduan Darah Nepal dan Kediri

Fakta paling unik dari Jhonattan Limbu adalah latar belakang garis keturunannya yang merupakan campuran antara darah Nepal dan Indonesia.

Pemain kelahiran 28 Oktober 2005 ini lahir dari pasangan ayah berdarah Nepal dan ibu yang merupakan orang asli Wates, Kediri, Jawa Timur.

Sang ayah diketahui berprofesi sebagai tentara Gurkha yang bertugas di Hong Kong, namun Jhonattan tetap memiliki keterikatan kuat dengan Tanah Air.

Meski lahir dan besar di luar negeri, ia ternyata masih fasih berbahasa Indonesia dan sangat memahami budaya Jawa yang diturunkan ibunya.

Kecintaannya pada Indonesia juga terlihat dari kebiasaannya pulang kampung ke Kediri untuk mengunjungi keluarga besarnya saat jeda kompetisi.

baca juga

2. Status WNI Tanpa Naturalisasi

Keunggulan utama Jhonattan dibandingkan pemain diaspora lainnya adalah status kewarganegaraannya yang sudah memegang paspor Indonesia sejak awal.

Hal ini berarti Jhonattan Limbu bisa dipanggil masuk ke Timnas Indonesia kapan saja tanpa harus melalui proses naturalisasi atau perpindahan federasi.

Kondisi administratif yang sangat mudah ini tentu menjadi opsi menarik bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang sedang gencar mencari talenta terbaik.

Jhonattan sendiri dalam beberapa kesempatan telah menyatakan keinginannya untuk membela panji Merah Putih jika mendapatkan panggilan resmi dari PSSI.

3. Pemain Versatile dengan Fisik Tangguh

Secara teknis di lapangan, Jhonattan Limbu dikenal sebagai pemain yang memiliki fleksibilitas posisi atau versatile yang sangat baik.

Posisi natural pemain berusia 20 tahun ini sejatinya adalah penyerang sayap kanan yang mengandalkan kecepatan.

Namun, ia juga sangat fasih dimainkan di sektor sayap kiri maupun beroperasi sebagai gelandang serang untuk mengatur serangan tim.

Kombinasi fisik tangguh ala tentara Gurkha dan kelincahan khas pemain Indonesia menjadi atribut utamanya dalam membongkar pertahanan lawan.

Saat ini, performanya terus diasah bersama klub Lee Man U-22 yang berkompetisi di HKPL U-22 League setelah sebelumnya menimba ilmu di akademi HKFC dan Sham Shui Po.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Jhonattan Limbu? Pemain Keturunan Nepal-Kediri Bisa Bela Timnas Indonesia

Siapa Jhonattan Limbu? Pemain Keturunan Nepal-Kediri Bisa Bela Timnas Indonesia

Bola | Senin, 16 Februari 2026 | 17:57 WIB

Sindiran Tajam Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bergantung Naturalisasi daripada Pemain Muda

Sindiran Tajam Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bergantung Naturalisasi daripada Pemain Muda

Bola | Senin, 16 Februari 2026 | 17:30 WIB

John Herdman Fokus Timnas Senior Usai Garuda Muda Absen di Asian Games 2026

John Herdman Fokus Timnas Senior Usai Garuda Muda Absen di Asian Games 2026

Bola | Senin, 16 Februari 2026 | 17:04 WIB

Terkini

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

Kalbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Jakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Malang | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:34 WIB

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Bekaci | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×