-
Persib Bandung mengincar kemenangan besar atas Ratchaburi FC demi tiket perempat final ACL 2.
-
Bojan Hodak menjanjikan permainan maksimal meski timnya tertinggal agregat 0-3 dari laga pertama.
-
Kehadiran Bobotoh di GBLA diharapkan menjadi energi tambahan bagi pemain untuk membalikkan keadaan.
Suara.com - Stadion Gelora Bandung Lautan Api bersiap menjadi saksi perjuangan hidup mati Persib Bandung malam ini.
Laga krusial leg kedua babak 16 besar AFC Champions League 2 mempertemukan Maung Bandung dengan wakil Thailand.
Rabu malam, 18 Februari 2026, menjadi momentum pembuktian mentalitas sang Pangeran Biru di level Asia.
Target utama yang dipatok armada Bojan Hodak hanyalah satu, yakni melakukan pembalikan kedudukan yang dramatis.
Publik sepak bola tanah air menantikan apakah keajaiban sepak bola akan berpihak pada tuan rumah kali ini.
Upaya membalikkan keadaan ini dipastikan menjadi ujian yang sangat berat bagi lini depan Persib.
Pasalnya, pada pertemuan pertama di markas lawan, tim kebanggaan Jawa Barat ini harus menyerah tanpa balas.
Skor telak 0-3 saat bermain di Thailand pekan lalu meninggalkan lubang besar yang harus segera ditutupi.
Meskipun tertinggal agregat cukup jauh, semangat juang para penggawa Persib diklaim tidak akan padam.
Bojan Hodak tetap menanamkan keyakinan bahwa peluang untuk lolos ke fase berikutnya masih terbuka lebar.
Dukungan penuh dari suporter setia diharapkan mampu membakar semangat Andrew Jung dan rekan-rekannya di lapangan.
Kehadiran puluhan ribu Bobotoh di tribun GBLA diprediksi akan memberikan tekanan mental luar biasa bagi tim tamu.
Atmosfer stadion yang berisik menjadi modal tambahan bagi Persib untuk tampil lebih agresif sejak menit awal.
Hodak sangat mendambakan stadion terisi penuh guna memberikan energi ekstra bagi pemain dalam mengejar ambisi comeback.
Komitmen tinggi telah disepakati oleh seluruh anggota tim untuk tampil habis-habisan dalam laga penentuan ini.