-
Persib tersingkir dari ACL 2 setelah kalah agregat 1-3 dari klub Thailand Ratchaburi.
-
Maung Bandung menjaga rekor tidak terkalahkan dalam 14 laga kandang sepanjang musim ini.
-
Persita Tangerang menjadi lawan berikutnya yang akan menguji keangkeran Stadion GBLA mendatang.
Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang mereka di liga domestik dicetak oleh pemain asing Borneo FC.
Pencapaian di level internasional juga tidak kalah mentereng meski akhirnya mereka harus tereliminasi secara agregat.
Dari empat laga kandang di ACL 2 Persib meraih tiga kemenangan serta satu hasil imbang.
Teja Paku Alam dan kolega mencetak lima gol dan hanya merasakan satu kali kebobolan saja.
Klub asal Singapura Lion City Sailors menjadi satu-satunya tim yang bisa menahan imbang mereka di kandang.
Selain hasil imbang tersebut Persib sukses menumbangkan tim kuat seperti Selangor FC dan Bangkok United.
Kemenangan tipis atas Ratchaburi di leg kedua kemarin juga memperpanjang catatan tak terkalahkan di GBLA.
Rekor kandang yang fantastis ini akan kembali diuji dalam waktu dekat di kompetisi Super League.
Persita Tangerang dijadwalkan menjadi lawan berikutnya yang akan mencoba meruntuhkan keangkeran stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Pertandingan melawan tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut akan digelar pada Minggu malam tanggal 22 Februari.
Persita sendiri memiliki modal kepercayaan diri karena pernah mengalahkan Persib pada putaran pertama musim ini.
Namun tantangan bagi tim tamu kali ini jauh lebih berat karena harus bermain di markas Maung Bandung.
Persib tentu ingin membalas kekalahan tersebut sekaligus menjaga kesucian rekor kandang mereka tetap bertahan.
Motivasi tinggi para pemain diharapkan mampu menutup luka setelah tersingkir dari kompetisi antarklub Asia bulan ini.
Kini fokus utama Bojan Hodak adalah memastikan konsistensi tim tetap terjaga di sisa musim kompetisi domestik.