- Emil Audero tampil gemilang saat Cremonese kalah 0-3 dari AS Roma di Stadion Olimpico, Senin dini hari WIB.
- Audero, kiper Timnas Indonesia berusia 29 tahun, sukses membuat dua penyelamatan krusial selama 90 menit bermain.
- Kekalahan ini menahan Cremonese di posisi ke-16 klasemen sementara Liga Italia Serie A.
Suara.com - Kiper andalan Timnas Indonesia, Emil Audero, tetap menunjukkan performa gemilang meski Cremonese disikat AS Roma.
Duel AS Roma vs Cremonese berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, Senin (23/2/2026) dini hari WIB.
Dalam laga tersebut, Cremonese harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 0-3.
Tiga gol AS Roma dicetak oleh Bryan Cristante, Evan Ndicka, dan Niccolo Pisilli.
Meski kebobolan tiga gol, Emil Audero tetap tampil solid di bawah mistar.
Kiper berusia 29 tahun itu bermain penuh selama 90 menit.
Berdasarkan data Aiscore, Audero mencatatkan dua penyelamatan krusial.
Ia juga membukukan satu kali clearance dan satu duel sukses.
Performa tersebut membantu Cremonese terhindar dari kekalahan yang lebih besar.
Baca Juga: 3 Opsi Tambahan Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, John Herdman Tertarik?
Audero mendapatkan rating 5,9, yang masih tergolong cukup baik di tengah tekanan tinggi dari Roma.
Secara keseluruhan, penampilannya dinilai konsisten dan penuh ketenangan.
Kekalahan ini membuat Cremonese tertahan di peringkat ke-16 klasemen Liga Italia.
Mereka mengoleksi 24 poin dari 26 pertandingan, hasil dari lima kemenangan, sembilan imbang, dan 12 kekalahan.
Posisi tersebut membuat Cremonese harus terus berjuang menjauh dari zona degradasi.
Sementara itu, AS Roma kokoh di peringkat keempat dengan raihan 50 poin.
Il Lupi tampil konsisten dan terus menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Pada laga berikutnya, Cremonese dijadwalkan menjamu AC Milan.
Pertandingan akan berlangsung di Stadio Giovanni Zini, Minggu 1 Maret 2026 pukul 18.30 WIB.
Laga ini menjadi ujian berat bagi lini pertahanan Cremonese.
Namun, kehadiran Emil Audero di bawah mistar diharapkan kembali menjadi benteng kokoh.
Statistik apiknya menjadi modal penting untuk menjaga asa bertahan di Serie A.
Meski kalah, Emil Audero tetap membuktikan kualitasnya sebagai kiper papan atas.
Kontributor : Imadudin Robani Adam