- Ajax Amsterdam merekrut Maarten Paes dari FC Dallas, sebuah langkah yang mendapat pujian dari media Belanda.
- Paes menjalani debut impresif melawan NEC Nijmegen dengan melakukan tujuh penyelamatan menggantikan kiper utama yang cedera.
- Selama dua pekan di Amsterdam, Paes merasakan perkembangan fisik signifikan dan berhasil beradaptasi dengan tempo permainan.
Suara.com - Keputusan raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam merekrut kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes mendapat pujian dari sejumlah media Belanda.
Salah satu media Belanda menilai bahwa keputusan manajemen Ajax datangkan Paes dari FC Dallas dan menjual Remko Pasveer dianggap langkah strategi yang menguntungkan.
"Debut impresif Maarten Paes saat menghadapi NEC Nijmegen berbanding terbalik dengan Remko Pasveer, yang tampil kurang meyakinkan bersama Heracles Almelo," ulas media Belanda, Voetbalprimeur.
Maarten Paes mendapat kesempatan tampil setelah kiper utama Vitezslav Jaros mengalami cedera saat melawan NEC.
Dalam laga kontra NEC, Paes tampil sigap dan melakukan 7 kali penyelamatan.
"Refleks cepat dan ketenangannya di bawah mistar membuat publik Amsterdam terkesan," tambah media Belanda itu lagi.
Di saat Paes bersinar, Remko Pasveer justru mengalami malam yang sulit. Dalam laga melawan Go Ahead Eagles, Pasveer melakukan dua kesalahan fatal yang berujung gol.
![Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes mengaku merasakan perkembangan signifikan dalam waktu singkat sejak bergabung dengan Ajax Amsterdam. [ajaxshowtime]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/23/28999-maarten-paes.jpg)
Kiper berusia 42 tahun itu gagal mengantisipasi dua momen krusial yang membuat Heracles harus menelan kekalahan telak 0-4.
Sementara itu, Maarten Paes mengaku merasakan perkembangan signifikan dalam waktu singkat sejak bergabung dengan Ajax Amsterdam.
Baca Juga: Debut Solid, Maarten Paes Langsung Pasang Target Tinggi di Ajax, Apa Itu?
Meski baru dua pekan berada di Amsterdam, Paes sudah merasakan perbedaan tempo permainan yang jauh lebih cepat dibandingkan klub sebelumnya.
Pernyataan itu disampaikan Paes usai menjalani debutnya saat Ajax menghadapi NEC Nijmegen.
Dalam laga tersebut, ia tampil cukup solid meski mengakui masih perlu meningkatkan chemistry dengan rekan-rekan setimnya.
Paes mengaku kondisi fisiknya sangat baik dan mulai beradaptasi dengan intensitas latihan Ajax.
“Saya merasa prima secara fisik dan sudah melihat banyak perkembangan dalam dua pekan ini. Ini klub besar, dan itu terlihat dari segala aspek,” ujar Paes
Namun, ia tak menampik masih butuh waktu untuk membangun pemahaman dengan lini belakang Ajax.
Beberapa kesalahan kecil saat menguasai bola ia akui sebagai bagian dari proses adaptasi.
Meski demikian, secara penyelamatan, ia merasa mampu berkontribusi.
“Saya membuat beberapa penyelamatan bagus. Itu bisa jadi fondasi untuk terus berkembang,” katanya.