Pesan Ketua Umum PSSI ke John Herdman: Jangan Remehkan Saint Kitts and Nevis!

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:44 WIB
Pesan Ketua Umum PSSI ke John Herdman: Jangan Remehkan Saint Kitts and Nevis!
Timnas Saint Kitts and Nevis. [Facebook Saint Kitts and Nevis Football Association]
baca 10 detik
  • Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memprioritaskan laga uji coba melawan St. Kitts dan Nevis pada 27 Maret 2026 di SUGBK.
  • Erick menilai St. Kitts dan Nevis, bekas koloni Inggris, memiliki gaya permainan mengandalkan serangan balik khas Inggris.
  • Setelah laga awal, Timnas Indonesia akan bertemu pemenang duel antara Bulgaria atau Kepulauan Solomon dalam FIFA Series.

Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberi perhatian khusus terhadap calon lawan Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026, yakni tim nasional sepak bola St. Kitts dan Nevis.

Menurut Erick, wakil CONCACAF tersebut bisa menjadi ujian penting untuk meningkatkan level permainan Skuad Garuda.

Pertandingan Indonesia melawan St. Kitts dan Nevis akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada 27 Maret 2026.

Laga ini diprediksi menyedot perhatian publik karena menghadirkan lawan yang relatif baru sekaligus menjadi debut kompetitif pelatih anyar, John Herdman.

Erick menegaskan St. Kitts dan Nevis bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Ia menilai karakter permainan mereka memiliki ciri khas yang harus diantisipasi dengan persiapan matang.

“Pada pertandingan pertama, Indonesia akan melawan St. Kitts and Nevis (CONCACAF), yang merupakan bekas koloni Inggris,” kata Erick.

“Gaya permainan mereka banyak mengadopsi sepak bola Inggris dan mengandalkan serangan balik,” ujarnya.

Jika mampu melewati laga pembuka, Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan berikutnya yang tak kalah berat.

Pemenang duel tersebut akan bertemu pemenang pertandingan antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon.

baca juga

Kedua tim memiliki karakter berbeda. Kepulauan Solomon dikenal dengan gaya atraktif yang bertumpu pada teknik individu serta pengaruh futsal dan sepak bola jalanan.

Sementara Bulgaria mengusung pendekatan khas Eropa Timur yang disiplin, pragmatis, dan efektif dalam memaksimalkan peluang.

Erick berharap FIFA Series 2026 menjadi pijakan awal yang solid bagi era baru Timnas Indonesia.

Dengan pelatih baru dan potensi menghadapi tim dari tiga konfederasi berbeda, turnamen ini dinilai sebagai momentum strategis membangun fondasi tim ke depan.

“Saya berharap Timnas di era pelatih baru ini bisa memanfaatkan ajang ini untuk membangun kembali kekuatan tim,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saking Banyaknya Stok Pemain Keturunan, Van Dijk Sebut Timnas Indonesia Bisa Sekuat Manchester City

Saking Banyaknya Stok Pemain Keturunan, Van Dijk Sebut Timnas Indonesia Bisa Sekuat Manchester City

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 14:28 WIB

Maarten Paes Tampilkan Debut Gemilang, Babak Baru Persaingan Kiper Timnas Indonesia Resmi Dimulai!

Maarten Paes Tampilkan Debut Gemilang, Babak Baru Persaingan Kiper Timnas Indonesia Resmi Dimulai!

Your Say | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:55 WIB

Pilar Jerman U-17 Ini Ternyata Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi

Pilar Jerman U-17 Ini Ternyata Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×