- FIFA akan terus memantau situasi global demi menjamin keamanan partisipasi semua tim di Piala Dunia 2026.
- Iran yang lolos memastikan akan bermain di Grup G dengan laga diadakan di Los Angeles dan Seattle.
- FIFA memprioritaskan keselamatan peserta dan sejauh ini belum mengubah jadwal pertandingan Iran di Amerika Serikat.
Suara.com - Federasi Sepak Bola Dunia, FIFA buka suara perihal situasi di Iran menyusul aksi militer Amerika Serikat-Israel yang terjadi pada Sabtu (28/2) pagi waktu setempat.
Iran sendiri telah memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026.
Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menegaskan bahwa pihaknya belum akan memberikan komentar rinci terkait situasi terkini, namun memastikan perkembangan akan terus dipantau.
“Kami akan memonitor perkembangan berbagai isu di seluruh dunia. Fokus kami adalah memastikan Piala Dunia berlangsung aman dengan seluruh tim berpartisipasi,” ujarnya dalam pertemuan tahunan International Football Association Board (IFAB) di Cardiff, Wales seperti dilansir dari ESPN.
FIFA juga memastikan komunikasi rutin terus dilakukan dengan tiga negara tuan rumah demi menjamin keamanan seluruh peserta.
![Foto satelit kediaman Pemimpin Besar Iran Ayatolla Ali Khamenei di Teheran yang hancur dirudal Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). [Airbus/Soar Atlas]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/28/28500-kediaman-pemimpin-besar-iran-ayatolla-ali-khamenei.jpg)
Iran di Grup G, Main di Los Angeles dan Seattle
Timnas Iran tergabung di Grup G Piala Dunia 2026 bersama Belgia, Selandia Baru, dan Mesir.
Dua pertandingan Iran dijadwalkan berlangsung di Los Angeles, sementara laga kontra Mesir akan digelar pada 26 Juni di Seattle.
Situasi politik yang berkembang menimbulkan spekulasi mengenai potensi dampaknya terhadap partisipasi Iran, terutama karena seluruh laga fase grup mereka dimainkan di wilayah Amerika Serikat.
Baca Juga: Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
FIFA menegaskan bahwa keselamatan pemain, ofisial, dan suporter menjadi prioritas utama.
Meski kondisi geopolitik tengah memanas, badan sepak bola dunia itu belum mengindikasikan adanya perubahan jadwal maupun relokasi pertandingan.
Dengan hitung mundur menuju Piala Dunia 2026 terus berjalan, perhatian kini tertuju pada stabilitas kawasan dan keputusan FIFA dalam memastikan turnamen tetap berlangsung aman dan lancar.