- Winger Febri Hariyadi pindah ke Persis Solo dari Persib Bandung namun langsung cedera kambuhan.
- Cedera lutut kiri Febri saat debut di Persis Solo terkonfirmasi sebagai robekan ACL dan meniskus.
- Dampak cedera tersebut memaksa Febri menjalani operasi dan menepi selama enam hingga delapan bulan.
Suara.com - Nasib kurang beruntung kembali menimpa Febri Hariyadi. Alih-alih mendapatkan menit bermain lebih banyak usai pindah ke Persis Solo, winger berusia 30 tahun itu justru harus menepi hingga akhir musim akibat cedera kambuhan.
Musim 2025/2026 sejatinya sudah berjalan berat bagi Febri. Saat masih membela Persib Bandung, posisinya mulai terpinggirkan.
Sepanjang setengah musim Super League 2025/2026, ia hanya tampil delapan kali dengan total 137 menit bermain. Meski minim kesempatan, Febri sempat mencetak satu gol.
Minimnya jam terbang membuat manajemen Persib meminjamkannya ke Persis Solo pada paruh musim. Harapannya, Febri bisa mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain sekaligus mengembalikan performa dan kepercayaan diri.
Namun, harapan itu pupus. Baru sekali tampil bersama Persis, Febri kembali mengalami cedera di lutut kirinya—bagian yang sebelumnya juga bermasalah.
Dokter tim Persis Solo, Iwan Wahyu, menjelaskan cedera tersebut terjadi akibat salah tumpuan.
“Saat pengambilan gambar, Febri salah tumpuan di lutut kirinya sehingga kembali mengalami cedera. Dua hari lalu kami melakukan MRI dan hasilnya menunjukkan cedera ACL di tempat yang sama seperti tahun 2024,” ujar Iwan.
Hasil MRI juga mengungkap adanya cedera meniskus. Kombinasi dua cedera tersebut membuat operasi menjadi opsi yang harus ditempuh.
“Dari hasil MRI terdapat dua cedera, yaitu ACL dan meniskus. Jika menjalani operasi, ia harus istirahat enam hingga delapan bulan,” tambahnya.
Baca Juga: Persis Solo Fokus Kembalikan Rasa Percaya Diri Jelang Hadapi Persik Kediri
Dengan masa pemulihan tersebut, musim ini praktis berakhir bagi Febri Hariyadi. Bukannya bangkit lewat masa peminjaman, ia kembali menghadapi meja operasi dan proses rehabilitasi panjang.
Kondisi ini menjadi pukulan bagi Febri yang tengah berupaya menyelamatkan kariernya, sekaligus bagi Persis Solo yang berharap tambahan kekuatan di lini serang.