- Joey Barton dan Gary O’Grady didakwa penganiayaan berat setelah insiden di dekat Huyton Golf Club, Liverpool.
- Penyerangan terjadi pada Minggu malam, 8 Maret 2026, mengakibatkan korban dirawat serius dengan luka tubuh dan wajah.
- Kedua tersangka ditahan dan dijadwalkan hadir di Pengadilan Magistrat Wirral pada Selasa, 10 Maret.
Suara.com - Mantan gelandang Manchester City dan Newcastle United, Joey Barton, didakwa melakukan penganiayaan berat setelah terlibat keributan di dekat sebuah klub golf di Liverpool.
Polisi Merseyside memastikan Barton yang kini berusia 43 tahun menghadapi dakwaan melukai dengan serius.
Insiden tersebut terjadi pada Minggu malam, 8 Maret 2026, di kawasan Huyton, dekat Huyton and Prescot Golf Club. Polisi menyebut Barton didakwa bersama seorang pria lain bernama Gary O’Grady (50) setelah dugaan penyerangan terhadap seorang korban.
“Kami dapat mengonfirmasi bahwa dua pria telah didakwa setelah insiden penyerangan di Huyton pada Minggu malam,” kata pernyataan resmi Kepolisian Merseyside dikutip dari Dailymail.
Layanan darurat dipanggil sekitar pukul 21.00 waktu setempat setelah laporan adanya pria yang diserang di area Fairway. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit dengan luka serius pada wajah dan tubuhnya.
“Korban dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan atas cedera serius pada wajah dan tubuhnya. Saat ini kondisinya serius namun stabil,” lanjut pernyataan polisi.
Laporan awal menyebutkan pertengkaran bermula di dalam clubhouse klub golf.
Situasi kemudian memanas dan diduga sebuah senjata dibawa dari luar gedung sebelum insiden penyerangan terjadi.
Saksi menyebut korban ditemukan tergeletak di lantai dengan tubuh berlumuran darah setelah kejadian tersebut.
Baca Juga: Jelang Lawan Galatasaray, Liverpool Minta Suporter Hormati Kesucian Bulan Ramadan
Polisi kemudian menahan Barton dan O’Grady untuk menjalani proses hukum.
“Kedua pria tersebut masih dalam tahanan dan dijadwalkan hadir di Pengadilan Magistrat Wirral pada Selasa sore, 10 Maret,” ujar polisi.
Joey Barton dikenal sebagai salah satu gelandang kontroversial selama karier profesionalnya.
Barton pernah memperkuat sejumlah klub besar seperti Manchester City, Newcastle United, QPR, Marseille, Burnley, dan Rangers, serta mencatatkan satu caps bersama tim nasional Inggris.
Setelah pensiun pada 2017, Barton sempat berkarier sebagai pelatih.
Ia melatih Fleetwood Town selama tiga tahun sebelum pindah ke Bristol Rovers pada 2021, namun dipecat pada awal musim 2023/2024.