Baca 10 detik
- Manajemen Persija Jakarta, melalui Bambang Pamungkas, fokus mengatasi seringnya Allano Lima menerima kartu kuning karena merugikan tim.
- Bepe mengakui kualitas Allano, namun meminta pemain tersebut lebih tenang meskipun gaya emosionalnya khas pemain Brasil.
- Persija mencari solusi intensif agar Allano lebih berhati-hati demi menjaga peluang juara Super League 2025/2026.
Meski masih memberikan ruang bagi karakter pemain, Bepe menegaskan bahwa persoalan kartu kuning tetap menjadi perhatian serius. Jika terus berulang, situasi tersebut berpotensi merugikan tim.
Apalagi Persija masih berambisi mengejar gelar juara di Super League 2025/2026. Dengan 10 pertandingan tersisa, setiap detail kecil bisa berpengaruh terhadap peluang tim di papan atas klasemen.
"Sekali lagi saya setuju harus ada solusi. Karena ini cukup merugikan tim dan kita sudah berkali-kali menyampaikan itu. Sekarang tinggal bagaimana kita lebih intens lagi ngobrol dengan Allano untuk mencari formula terbaik,” pungkasnya.