Suara.com - Simon Grayson resmi bergabung dalam jajaran staf pelatih Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris berusia 56 tahun tersebut akan membantu pelatih kepala John Herdman dalam menangani skuad Garuda.
Kabar itu disampaikan langsung oleh Grayson melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu (15/3/2026). Ia mengaku antusias menerima peran baru tersebut karena untuk pertama kalinya dalam kariernya akan bekerja di level tim nasional setelah lama berkecimpung di sepak bola klub.
Grayson dijadwalkan mulai menjalankan tugasnya bersama Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar di Jakarta pada 27 dan 31 Maret mendatang.
Turnamen tersebut juga akan diikuti oleh Bulgaria national football team, Saint Kitts and Nevis national football team, serta Solomon Islands national football team.
Sebelum dikenal sebagai pelatih, Grayson lebih dulu meniti karier sebagai pemain profesional di Inggris. Ia memulai perjalanan sepak bolanya bersama Leeds United pada 1988 dan bertahan selama empat musim sebelum melanjutkan karier ke Leicester City.
Selain dua klub tersebut, ia juga pernah memperkuat sejumlah tim lain seperti Aston Villa, Blackburn Rovers, Sheffield Wednesday, Stockport County, Notts County, Bradford City, hingga Blackpool F.C..
Dalam karier bermainnya, Leicester City menjadi klub yang paling lama ia bela, yakni selama lima musim.
Bersama klub tersebut, Grayson ikut berkontribusi membawa Leicester dua kali promosi ke Premier League pada 1994 dan 1996. Ia juga menjadi bagian dari tim yang menjuarai EFL Cup pada 1997.
Grayson memutuskan pensiun sebagai pemain pada awal 2006 saat masih membela Blackpool.
Baca Juga: 3 Pemain dengan Caps Terbanyak di Timnas Indonesia yang Dipanggil John Herdman
Tidak lama setelah itu, ia langsung memulai karier sebagai pelatih di klub yang sama dengan menangani tim muda sebelum dipercaya menukangi tim utama.
Namanya semakin dikenal ketika menjadi manajer Leeds United pada periode 2008 hingga 2012. Di bawah kepemimpinannya, Leeds berhasil promosi dari EFL League One ke EFL Championship pada 2010.
Pada tahun yang sama, ia juga mencatatkan momen bersejarah ketika membawa Leeds mengalahkan Manchester United di FA Cup di Old Trafford, yang mengakhiri penantian panjang klub tersebut meraih kemenangan di markas Setan Merah.
Setelah meninggalkan Leeds, Grayson melanjutkan perjalanan kepelatihannya di sejumlah klub Inggris seperti Huddersfield Town, Preston North End, Sunderland A.F.C., Bradford City, Fleetwood Town, serta kembali melatih Blackpool.
Pengalamannya juga sempat merambah ke Asia dengan menangani Bengaluru FC di Indian Super League dan Lalitpur City F.C. di Nepal Super League.
Sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia, Grayson terakhir menangani Hartlepool United pada 2025.