- Manchester City tersingkir di babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 setelah kalah dari Real Madrid agregat 1-5.
- Pelatih Pep Guardiola berambisi membawa tim bangkit dan meraih masa depan lebih cerah musim kompetisi berikutnya.
- Walau gagal di Eropa, City masih berpeluang memenangkan trofi domestik di Liga Inggris, Carabao Cup, dan FA Cup.
Suara.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan ambisinya untuk mengembalikan kejayaan tim pada musim depan setelah tersingkir di babak 16 besar Liga Champions 2025/2026.
The Citizens harus mengakui keunggulan Real Madrid dengan agregat 1-5 dalam pertandingan yang berlangsung di Etihad Stadium, Manchester, Rabu pagi WIB.
"Masa depan akan sangat cerah dan musim depan kami akan kembali. Kami akan belajar atas kegagalan ini," kata Pep Guardiola dikutip dari laman resmi klub.
Pelatih asal Spanyol itu tetap mengapresiasi perjuangan timnya, termasuk Erling Haaland dan rekan-rekan, yang tetap berusaha maksimal meski harus bermain dengan sepuluh orang setelah Bernardo Silva menerima kartu merah.
Pep juga menyoroti perkembangan pemain muda seperti Abdukodir Khusanov, Rayan Cherki, hingga Antoine Semenyo yang baru merasakan atmosfer Liga Champions bersama Manchester City musim ini.
"Di musim depan saya tidak tahu apa yang akan terjadi (terkait kepindahan pemain) tapi tentu saja Khusanov, Cherki, Semenyo, ini merupakan musim perdana mereka bermain di Liga Champions. Itu membutuhkan waktu. Saya melihat banyak pemain dan banyak kesempatan," ungkap Pep.
Kekalahan ini sekaligus memperpanjang catatan kurang baik Manchester City saat menghadapi Real Madrid di fase gugur Liga Champions dalam beberapa musim terakhir.
Meski gagal di Eropa, Manchester City masih berpeluang meraih trofi di kompetisi domestik. Mereka masih bersaing di Liga Inggris menghadapi Arsenal yang memimpin klasemen sementara.
Selain itu, The Citizens dijadwalkan menghadapi Arsenal pada final Carabao Cup (22/3) serta melaju ke perempat final FA Cup untuk bertemu Liverpool pada 4 April.
(Antara)