- Bhayangkara FC mengalahkan Persija Jakarta 3-2 di Stadion Sumpah Pemuda pada pekan ke-26 Super League, Minggu 5 April 2026.
- Gol kemenangan dicetak oleh Moussa Sidibe dan Dendy Sulistyawan setelah tim sempat tertinggal dua kali dari Persija Jakarta.
- Kemenangan ini membawa Bhayangkara FC menembus lima besar klasemen dengan total 44 poin serta memperpanjang rekor tak terkalahkan.
Suara.com - Kejutan besar terjadi di pekan ke-26 Super League 2025/2026. Bhayangkara FC sukses membungkam Persija Jakarta dengan skor dramatis 3-2 dalam laga yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Minggu (5/4/2026).
Pertandingan berjalan penuh tensi sejak awal. Persija dua kali memimpin lewat gol Rayhan Hannan dan Fabio Calonego.
Namun tuan rumah menunjukkan mental baja. Mereka bangkit melalui brace Moussa Sidibe dan satu gol dari Dendy Sulistyawan yang memastikan kemenangan comeback.
Hasil ini memperpanjang tren positif Bhayangkara FC yang kini tak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir.
Sebelumnya, tim asuhan Paul Munster juga sukses menumbangkan Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Arema FC, Semen Padang, hingga Dewa United.
Menariknya, kemenangan ini ternyata di luar target awal manajemen. COO Bhayangkara FC, Sumardji, mengaku sejak awal hanya membidik hasil imbang melawan tim sekelas Persija.
"Dari awal saya sudah menyampaikan kepada pemain untuk bisa mendapatkan satu poin saja. Itu sudah sangat luar biasa dan kami akan benar-benar apresiasi," kata Sumardji kepada awak media.
Ia pun dibuat takjub dengan mental bertanding para pemain. Meski sempat tertinggal dua kali, Bhayangkara FC tak kehilangan arah dan terus memberikan perlawanan sengit.
"Kalau melihat permainan anak-anak terutama setelah kebobolan, mereka melakukan perlawanan sangat mengesankan."
"Kami sempat tertinggal 1-0 dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1, lalu juga tertinggal lagi 2-1 dan akhirnya mengembalikan kedudukan menjadi 2-3. Saya lihat ini murni perjuangan para pemain," jelasnya.
Momentum penting juga datang saat Persija harus bermain dengan 10 orang usai kartu merah yang diterima Jordi Amat. Keunggulan jumlah pemain dimaksimalkan Bhayangkara FC untuk terus menekan hingga peluit akhir.
Kemenangan ini terasa semakin spesial karena atmosfer stadion justru dipenuhi suporter Persija. Situasi tersebut membuat Bhayangkara FC seperti bermain di laga tandang.
"Mungkin ini juga di luar ekspetasi saya. Artinya saya melihat perkembangan tim ini, khususnya di putaran kedua, semakin ke sini, semakin menunjukkan performa terbaik," ucap anggota Exco PSSI itu.
Tambahan tiga poin membuat Bhayangkara FC kini menembus posisi lima besar klasemen dengan koleksi 44 poin. Dengan delapan laga tersisa, peluang untuk terus merangsek naik masih terbuka lebar.
"Saya hanya bisa menyampaikan rasa terima kasih kepada para pemain," pungkasnya.