Pelatih PSBS Biak Akui Timnya Kehilangan Semangat Bertanding, Gara-gara Gaji?

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 08 April 2026 | 13:18 WIB
Pelatih PSBS Biak Akui Timnya Kehilangan Semangat Bertanding, Gara-gara Gaji?
Marian Mihail (pssleman.id)
baca 10 detik
  • PSBS Biak terpuruk di dasar klasemen akibat masalah internal dan isu penunggakan gaji.

  • Pelatih Marian Mihail menyebut pemain kehilangan motivasi bertanding setelah dibantai oleh Bali United.

  • Tim Badai Pasifik hanya terpaut tiga poin dari zona aman untuk menghindari degradasi.

Suara.com - Nasib PSBS Biak di Super League 2025/2026 kian mengkhawatirkan. Bahkan, Pelatih Marian Mihail mengakui anak asuhannya sudah kehilangan semangat untuk bertanding.

Lantas, apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi? sayangnya, Mihail tidak membocorkan secara gamblang permasalahan internal di kubu PSBS.

Namun, rumor yang tengah beredar saat ini adalah adanya isu keterlambatan gaji. Hal inilah yang disebut-sebut jadi biang kerok utama menurunya performa PSBS.

Terbaru, tim berjuluk Badai Pasifik itu dibantai Bali United dengan skor telak 1-6 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin malam.

Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk PSBS di Super League. Mereka kini tanpa kemenangan dalam sembilan laga beruntun.

Kabar yang beredar, para pemain dan staf pelatih belum menerima hak mereka dalam dua bulan terakhir. Kondisi ini jelas berdampak besar terhadap mental dan fokus bertanding.

Alhasil, PSBS Biak saat ini ada di dasar klasemen sementara Super League musim ini. Jika tak segera bangkit mereka bakal terancam turun kasta.

“Dari rencana satu bulan persiapan yang kami susun, kami hanya efektif berlatih selama sepuluh hari saja. Ada beberapa masalah internal, kami tidak bisa menjalankan program latihan sesuai rencana,” kata Mihail kepada awak media.

Mihail mengakui semangat juang pemain sudah runtuh. Situasi ini tentu tidak bagus mengingat masih cukup banyak pertandingan yang harus dilalui.

baca juga

“Sepak bola adalah tentang persiapan harian dan ambisi di setiap pertandingan resmi. Ketika situasi sulit, pemain harus bermain dengan hati dan pengorbanan. Namun hal itu tidak terlihat,” pungkasnya.

Saat ini PSBS Biak duduki dasar klasemen Super League dengan 18 poin. Sejatinya cuma selisih 3 angka dari zona aman yang kini di duduki oleh Persis Solo di peringkat 15.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alex Martins Tak Terbebani Target 20 Gol, Fokus Bawa Dewa United Tampil Maksimal

Alex Martins Tak Terbebani Target 20 Gol, Fokus Bawa Dewa United Tampil Maksimal

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 11:47 WIB

Peluang Juara Menipis, Persija Tak Menyerah: Ini Kata Bambang Pamungkas

Peluang Juara Menipis, Persija Tak Menyerah: Ini Kata Bambang Pamungkas

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 11:45 WIB

Bojan Hodak Puji Performa Teja Paku Alam, Lampaui Rekor Clean Sheet Andritany!

Bojan Hodak Puji Performa Teja Paku Alam, Lampaui Rekor Clean Sheet Andritany!

Bola | Selasa, 07 April 2026 | 16:05 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×