- NAC Breda tidak puas dengan keputusan KNVB yang membebaskan Dean James dari sanksi terkait kasus paspor dan siap mengajukan banding.
- Kasus ini bermula setelah James tampil tanpa izin kerja yang valid saat Go Ahead Eagles membantai NAC Breda 6-0 di Eredivisie.
- KNVB sebelumnya menolak permintaan tanding ulang dan menyatakan tidak ada pelanggaran yang disengaja, namun NAC Breda masih mencari celah hukum.
Suara.com - Polemik "Pasporgate" yang menyeret nama bek Timnas Indonesia, Dean James, ternyata masih jauh dari kata usai.
Setelah sebelumnya dinyatakan bebas dari sanksi, kubu NAC Breda kini dikabarkan tidak terima dan siap mengajukan banding resmi ke Federasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB).
Langkah hukum lanjutan ini diambil setelah mereka merasa ada kejanggalan dalam putusan yang membebaskan status kelayakan sang pemain.
Padahal, jaksa independen KNVB sebelumnya telah memastikan bahwa tidak ada unsur pelanggaran administratif yang disengaja dalam kasus ini.
Kisruh ini bermula dari laga kompetisi Eredivisie antara Go Ahead Eagles melawan NAC Breda yang berlangsung di De Adelaarshorst, Deventer, pada Maret 2026 lalu.
Dalam pertandingan tersebut, NAC Breda harus menelan kekalahan telak dengan skor enam gol tanpa balas.
Dean James sendiri tercatat tampil selama 75 menit dalam pertandingan yang berlangsung timpang tersebut.
Masalah baru muncul setelah laga usai, di mana terungkap fakta bahwa James ternyata tidak memiliki izin kerja yang valid untuk bermain.
Hal ini merupakan imbas langsung dari perubahan status kewarganegaraannya menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak Maret 2025.
Status barunya secara otomatis membuat ia kehilangan kewarganegaraan Belanda dan masuk ke dalam kategori pemain non-Uni Eropa.
Sebagai pemain non-Uni Eropa, ia diwajibkan memenuhi sejumlah syarat administrasi khusus, termasuk izin kerja dan standar gaji minimum yang belum ia penuhi.
Menanggapi fakta tersebut, NAC Breda sempat melayangkan protes dan meminta agar laga tersebut dinyatakan tidak sah.
Mereka bahkan membuka opsi agar otoritas liga menjadwalkan ulang pertandingan tersebut.
Namun, KNVB menolak mentah-mentah permintaan tersebut dan tetap mengesahkan hasil kemenangan telak Go Ahead Eagles.
Pihak Go Ahead Eagles pun telah merilis pernyataan resmi yang menjelaskan situasi yang sebenarnya terjadi.