Bojan Hodak sedang berdiskusi dengan manajemen Persib Bandung mengenai perpanjangan kontrak baru miliknya.
Glenn Sugita menawarkan kontrak menarik kepada Bojan Hodak demi target hattrick juara liga.
Keputusan masa depan Bojan Hodak bergantung pada hasil klasemen dan beberapa pertimbangan pribadinya.
Suara.com - Masa depan Bojan Hodak bersama Persib Bandung masih belum sepenuhnya aman. Meski tengah dalam performa gemilang, peluang sang pelatih untuk bertahan ternyata bergantung pada sejumlah faktor penting.
Manajemen Persib saat ini diketahui tengah melakukan negosiasi kontrak baru dengan Hodak. Pemilik klub, Glenn Sugita, disebut telah mengajukan penawaran menarik agar pelatih asal Kroasia itu tetap menukangi Maung Bandung dalam beberapa musim ke depan.
Kontrak Hodak sendiri akan berakhir di penghujung musim Super League 2025/2026. Di tengah situasi tersebut, ia sedang mengincar pencapaian besar yaitu membawa Persib meraih gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Sejak datang menggantikan Luis Milla, Hodak langsung mencuri perhatian.
Ia sukses menghadirkan trofi di musim debutnya, lalu melanjutkannya dengan gelar kedua secara beruntun, sebuah pencapaian yang membuatnya disebut sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah klub.
“Kami sedang dalam pembicaraan, sedang dibicarakan," kata Bojan Hodak di laman I.League.
"Mereka oke, Pak Glenn (Sugita) memberi saya penawaran yang bagus tapi ada beberapa hal lain yang juga saya miliki dalam hidup saya, jadi saya masih berbicara di dekatnya dan saya berharap semuanya akan baik-baik saja di akhir,” jelasnya.
Awalnya, Hodak hanya dikontrak singkat selama satu musim. Namun, keberhasilan mempersembahkan gelar membuat manajemen langsung memperpanjang masa baktinya hingga dua tahun ke depan pada 2024.
Kini, peluang mencetak sejarah baru terbuka lebar. Pelatih berusia 54 tahun itu hanya membutuhkan sekitar enam hingga tujuh kemenangan lagi untuk mengunci hattrick juara bersama Persib.
Bahkan, target tersebut bisa lebih cepat tercapai jika pesaing terdekat, Borneo FC Samarinda, terpeleset dalam perburuan gelar.
Sisa musim ini akan menjadi penentu. Persib dijadwalkan menghadapi sejumlah lawan tangguh seperti Bali United FC, Dewa United Banten FC, Arema FC, Bhayangkara Presisi Lampung FC, PSIM Yogyakarta, PSM Makassar, Persija Jakarta, hingga Persijap Jepara.
Hasil dari rangkaian laga tersebut tak hanya menentukan nasib Persib di papan klasemen, tetapi juga bisa menjadi faktor krusial dalam keputusan akhir Hodak bertahan bersama Persib.