- Eks pemain PSM, Wiljan Pluim, menyebut agen pemain punya peran besar di balik skandal paspoortgate yang menimpa pemain Timnas Indonesia di Belanda.
- Pluim menilai para pemain diaspora diberikan janji manis bahwa masalah paspor tidak akan ketahuan selama tidak dibicarakan ke publik.
- Pluim bersyukur pernah menolak tawaran naturalisasi karena sejak awal ia tidak mendapat kejelasan hukum terkait risiko kehilangan paspor Belandanya.
Pluim juga mendengar rumor dari beberapa koleganya yang lebih dulu dinaturalisasi bahwa status kewarganegaraan ganda sebenarnya dilarang namun seolah dibiarkan begitu saja.
"Dengar, ada beberapa pemain yang sudah memilikinya (paspor Indonesia) pada saat itu. Dan mereka selalu bilang 'ya, sebenarnya sih tidak boleh, tapi eh... semacam dimaklumi (dibiarkan). Asalkan kamu masih punya kartu identitas Belanda, kamu bisa masuk ke negara ini tanpa visa', hal-hal semacam itu," ujar Pluim.
Ketidakjelasan informasi dan janji-janji yang terkesan abu-abu itulah yang membuat Pluim merasa sangat tidak nyaman untuk mengambil risiko melepas paspor Eropanya.
Kini, apa yang dikhawatirkan oleh Wiljan Pluim di masa lalu benar-benar menjadi bom waktu yang meledak dan mengancam karier para pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda.