-
Persija Jakarta menang telak 3-0 melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan kompetisi Liga Super.
-
Pelatih Mauricio Souza menekankan pentingnya ketenangan di depan gawang untuk mencetak lebih banyak gol.
-
Kemenangan ini memutus tren negatif Persija Jakarta dan mengembalikan mereka ke jalur juara.
Suara.com - Persija Jakarta kembali menemukan ritme kemenangan setelah berhasil menggilas Persebaya Surabaya dengan skor telak di Jakarta.
Keberhasilan meraih poin penuh ini menjadi momentum krusial bagi Macan Kemayoran untuk memutus rantai hasil minor sebelumnya.
Ketajaman lini depan yang sempat tumpul kini kembali terasah melalui skema serangan balik yang sangat mematikan.
Dominasi total tuan rumah terlihat jelas sepanjang dua babak pertandingan berjalan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Tiga gol yang bersarang ke gawang lawan menjadi bukti nyata kebangkitan mentalitas anak asuh Mauricio Souza.
Allano Lima membuka keunggulan melalui titik putih pada menit ke-16 yang mengubah arah dinamika pertandingan.
![Striker Persija Jakarta, Eksel Runtukahu merayakan golnya ke gawang Persebaya Surabaya dalam lanjutan Super League 2025/2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026). [Dok. IG Persija]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/11/84597-striker-persija-jakarta-eksel-runtukahu.jpg)
Keunggulan satu gol tidak membuat intensitas tekanan tim kebanggaan warga Jakarta ini menurun di lapangan hijau.
Eksel Runtukahu tampil sebagai bintang lapangan dengan melesakkan dua gol tambahan pada babak kedua laga tersebut.
Gol kedua lahir melalui skema terbuka di menit ke-54 yang mengoyak pertahanan rapat tim tamu Surabaya.
Kemenangan dikunci secara dramatis lewat gol penutup Eksel pada menit ke-76 yang memastikan kemenangan absolut Persija.
Evaluasi Ketat Pelatih Mauricio Souza
Juru taktik asal Brasil tersebut memberikan apresiasi tinggi atas disiplin posisi yang ditunjukkan oleh seluruh pemainnya.
"Saya rasa hari ini kami benar-benar berhasil menunjukkan potensi yang dimiliki tim ini," kata Souza usai laga.
"Kami memainkan pertandingan yang hebat, mendominasi laga sepenuhnya, dan menurut saya, jika kami sedikit lebih tenang di area sepertiga akhir lapangan, kami bisa saja mencetak lebih banyak gol."
Souza menganggap kemenangan tiga gol ini sebenarnya belum mencerminkan dominasi penuh yang seharusnya bisa lebih besar.
"Kami bermain melawan tim besar, tetapi tim kami jauh lebih unggul di pertandingan hari ini. Jadi, menurut saya para pemain layak diberi selamat atas semua yang telah mereka lakukan di lapangan hari ini," ujarnya menambahkan.
Persija Jakarta kini kembali meramaikan bursa calon kuat peraih gelar juara Liga Super musim 2025/2026.
Persaingan di papan atas klasemen semakin memanas dengan keterlibatan Persib Bandung dan juga Borneo FC.
Souza menekankan pentingnya menjaga fokus pada kualitas permainan sendiri daripada terlalu mengkhawatirkan poin rival lainnya.
"Jadi, harapan saya sebenarnya adalah kami mampu mempertahankan level permainan ini di laga-laga mendatang," katanya menjelaskan.
"Setelah itu, barulah di akhir nanti kita lihat bagaimana hasil kompetisinya. Sekarang, fokus kita adalah pada diri sendiri. Mencoba tampil lebih baik di setiap pertandingan," jelasnya.
Persiapan Menghadapi Laga Pekan Depan
Ujian konsistensi berikutnya akan dihadapi Macan Kemayoran saat harus melakoni laga tandang pada akhir pekan depan.
PSBS Biak dijadwalkan menjadi lawan tangguh yang harus dilewati untuk tetap berada di jalur kemenangan.
Laga tersebut akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, yang menuntut kesiapan fisik prima dari para pemain.
Kemenangan atas Persebaya diharapkan menjadi suntikan moral yang kuat bagi para pemain untuk menjaga tren positif.
Staf pelatih kini fokus pada pemulihan kondisi pemain agar performa impresif ini tidak menurun di laga selanjutnya.
Sebelum kemenangan ini, Persija sempat mengalami masa sulit dengan kegagalan meraih poin maksimal di beberapa laga.
Hasil imbang melawan Borneo FC dan Dewa United sempat membuat posisi tim di klasemen sementara melorot.
Kekalahan menyakitkan dari Bhayangkara Presisi Lampung FC juga menjadi titik terendah Persija pada periode akhir Februari.
Kemenangan di pekan ke-27 ini resmi mengakhiri puasa kemenangan panjang yang menghantui klub selama dua bulan.
Kini Persija Jakarta kembali berada pada jalur yang tepat untuk memperebutkan mahkota juara kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia.