-
Timnas Futsal Indonesia resmi menyandang status runner up pada gelaran Piala AFF Futsal 2026.
-
Michael Sianipar mengapresiasi keberanian pelatih dalam memberikan menit bermain bagi banyak pemain muda.
-
Federasi tetap bangga meski skuad Garuda harus kalah tipis dari Thailand di babak final.
Suara.com - Timnas Futsal Indonesia mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan besar di Asia Tenggara dengan meraih predikat runner up.
Pencapaian ini menjadi bukti keberhasilan sistem regenerasi pemain yang mulai diterapkan secara berani oleh tim pelatih.
Meskipun gagal membawa pulang trofi juara, performa para pemain muda di lapangan menunjukkan progres yang signifikan.

Hasil di partai puncak ini dipandang sebagai fondasi kuat untuk membangun tim yang lebih solid kedepannya.
Federasi melihat adanya potensi besar dari kombinasi pemain senior dan para debutan yang tampil impresif kali ini.
Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, menyatakan rasa bangga yang mendalam atas dedikasi seluruh pemain.
Ia menekankan bahwa status juara kedua tetap merupakan prestasi membanggakan mengingat dinamika persiapan tim yang ada.
Pelatih Hector Souto dianggap berhasil meramu skuad yang kompetitif dalam kurun waktu yang sangat terbatas.
Efektivitas latihan singkat tersebut mampu membawa Indonesia menembus hingga babak final turnamen bergengsi ini.
FFI menilai mentalitas bertanding para pemain sudah berada pada level yang sangat profesional dan kompetitif.
Komitmen Regenerasi Skuad Garuda
"Kami dari federasi sangat bangga dengan perjuangan teman-teman timnas. Kami melihat dari persiapan awal dengan waktu persiapan yang pendek sampai sekarang jadi runner up adalah suatu prestasi yang luar biasa," kata Michael di Instagram Federas Futsal Indonesia.
Keberanian staf pelatih dalam menurunkan pemain debutan menjadi sorotan utama dalam perjalanan turnamen tahun ini.
Langkah strategis ini sengaja diambil untuk memberikan jam terbang internasional bagi talenta potensial tanah air.
Investasi pada pemain muda ini diyakini akan membuahkan hasil manis pada kejuaraan-kejuaraan mendatang di tingkat Asia.