-
Justin Hubner meminta maaf secara pribadi kepada Lewis Holtby usai benturan keras di Eredivisie.
-
Lewis Holtby memuji sikap sportif Justin Hubner meskipun ia menderita luka pada tulang kering.
-
Insiden cedera Lewis Holtby mewarnai hasil imbang laga Fortuna Sittard melawan tim NAC Breda.
Suara.com - Pertandingan kasta tertinggi Liga Belanda antara Fortuna Sittard melawan NAC Breda menyisakan drama sportivitas yang mendalam.
Bek muda Timnas Indonesia Justin Hubner menunjukkan kualitas moralnya di luar lapangan hijau setelah laga berakhir.
Hubner terlibat dalam benturan fisik yang mengakibatkan kapten lawan mengalami cedera cukup parah di bagian kaki.

Langkah ini menjadi bukti bahwa persaingan keras di lapangan tidak menghilangkan rasa kemanusiaan antar pemain.
Insiden ini sekaligus menyoroti betapa tingginya risiko fisik dalam kompetisi seketat Eredivisie musim ini.
Momen menegangkan tersebut bermula saat Hubner dan Lewis Holtby berebut bola dengan intensitas sangat tinggi.
Keduanya bertabrakan dengan keras di area tengah lapangan saat pertandingan sedang berjalan dengan tempo cepat.
Akibat benturan tersebut Lewis Holtby mengalami luka terbuka yang cukup mengkhawatirkan pada bagian tulang keringnya.
Wasit awalnya tidak melihat kejadian tersebut sebagai sebuah pelanggaran aktif yang memerlukan hukuman kartu segera.
Tim medis segera masuk ke lapangan untuk memberikan perawatan darurat kepada pemain senior berusia 35 tahun itu.
Kutipan Pesan Maaf Pribadi
Justin Hubner tidak tinggal diam dan langsung menghubungi Holtby secara personal lewat pesan singkat digital.
Ia merasa perlu menyampaikan rasa penyesalannya secara langsung karena insiden tersebut benar-benar murni kecelakaan.
"Temanku, semoga kakimu baik-baik saja. Aku sama sekali tidak bermaksud menabrakmu seperti itu. Semoga kamu cepat sembuh," tulis Hubner.
Pesan penuh rasa hormat ini kemudian diunggah oleh Holtby melalui akun media sosial Instagram pribadinya.
Publik sepak bola Belanda pun memberikan apresiasi tinggi terhadap etika yang ditunjukkan oleh pemain Indonesia tersebut.
Lewis Holtby menyambut permintaan maaf tersebut dengan sangat dewasa dan tidak menaruh dendam sedikitpun.
Pemain berpengalaman tersebut memahami bahwa kontak fisik adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sepak bola profesional.
"Jangan dipikirin, sobat. Hal kayak gitu bisa saja terjadi. Terima kasih atas ucapanmu," jawab Lewis kepada Hubner.
Holtby bahkan memuji karakter Hubner yang berani bertanggung jawab atas apa yang terjadi di lapangan.
Eks pemain Tottenham Hotspur tersebut menilai Hubner memiliki masa depan cerah karena mentalitas bertanding yang sehat.
Apresiasi Untuk Jiwa Fair Play
Melalui keterangan unggahannya Holtby menegaskan bahwa Hubner adalah sosok pemain muda yang memiliki integritas tinggi.
"Keren sekali, sportsman sejati," tulisnya sebagai bentuk pengakuan atas sikap ksatria yang ditunjukkan sang bek.
Meskipun hubungan keduanya tetap baik namun Holtby dipastikan harus absen dalam beberapa jadwal pertandingan ke depan.
Tim medis NAC Breda kini tengah bekerja keras untuk memastikan proses pemulihan luka luar tersebut berjalan cepat.
Kehilangan sosok pemimpin di lapangan tentu menjadi pukulan berat bagi tim yang sedang berjuang ini.
Hasil imbang satu sama dalam laga tersebut tidak cukup untuk mengangkat posisi tim tamu dari keterpurukan.
NAC Breda masih terjebak dalam ancaman degradasi yang sangat nyata pada klasemen sementara Liga Belanda.
Klub ini harus memutar otak lebih keras setelah pemain pilar mereka harus masuk ke ruang perawatan.
Kondisi fisik Holtby akan terus dipantau setiap hari untuk melihat perkembangan penyembuhan jaringan pada kakinya.
Para penggemar berharap semangat sportivitas ini bisa menular ke seluruh elemen kompetisi sepak bola nasional.