- Pelatih Malaysia U-17, Shukor Adan, menilai Timnas Indonesia U-17 memiliki level kekuatan yang sama baiknya dengan tim Vietnam U-17.
- Malaysia menderita kekalahan telak 0-4 dari Vietnam, sementara Indonesia sukses menghajar Timor Leste 4-0 di laga perdana Piala AFF U-17 2026.
- Pertandingan antara Indonesia dan Malaysia akan digelar di Stadion Joko Samudro, Gresik, pada 16 April 2026 sebagai laga penentuan nasib Harimau Malaya.
Suara.com - Pelatih Malaysia U-17, Shukor Adan, melontarkan pernyataan yang menunjukkan rasa waswas menjelang laga krusial melawan Timnas Indonesia U-17.
Ia menilai kekuatan skuad Garuda Muda yang bertanding di Piala AFF U-17 2026 ini berada di level yang sama tangguhnya dengan Vietnam.
Pandangan tersebut muncul setelah Pasukan Muda Harimau Malaya babak belur di tangan Vietnam, sementara Indonesia menunjukkan dominasi penuh di laga pembuka.
Analisis Mendalam Jelang Duel di Stadion Joko Samudro
![Pelatih Malaysia U-17, Shukor Adan, merasa ketar-ketir jelang lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026 karena kekuatannya dinilai setara dengan Vietnam. [Dok. Facebook ASEAN FOOTBALL]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/14/75676-malaysia-u-17.jpg)
Kekhawatiran Shukor Adan didasari oleh hasil kontras yang dialami kedua tim pada pertandingan perdana mereka di babak grup.
Malaysia mengawali langkah mereka di Piala AFF U-17 2026 dengan hasil yang sangat mengecewakan setelah takluk 0-4 dari Vietnam.
Sebaliknya, Timnas Indonesia U-17 asuhan Nova Arianto sukses meraih poin penuh dengan kemenangan telak 4-0 saat menghadapi Timor Leste.
Situasi ini menempatkan Malaysia dalam posisi tertekan karena harus menghadapi tuan rumah dalam kondisi mental yang sedang terluka.
Pertandingan panas ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Joko Samudro, Gresik, pada Kamis (16/4/2026) mendatang.
Misi Perbaikan Strategi Harimau Malaya
Shukor Adan mengakui bahwa kualitas permainan yang ditunjukkan Indonesia tidak berbeda jauh dengan Vietnam yang sebelumnya menghancurkan timnya.
Ia menegaskan bahwa persiapan tim harus dilakukan secara ekstra dan sebaik mungkin demi membendung kekuatan Merah Putih.
"Saya rasa Vietnam dan Indonesia memiliki level yang setara," katanya kepada awak media saat memberikan keterangan resmi.
Mantan pemain timnas Malaysia itu pun tidak ingin larut dalam kesedihan setelah dihajar empat gol tanpa balas oleh Vietnam.
"Kekalahan adalah kekalahan. Kita akan cek video analisis nanti tentang apa kesalahan yang kami lakukan dan kita perbaiki untuk menghadapi Indonesia nanti," tuturnya.