- Atletico Madrid berhasil menyingkirkan Barcelona dengan skor 3-2 untuk melaju ke babak semifinal Liga Champions musim ini.
- Pelatih Diego Simeone mengandalkan ketajaman lini serang dan mentalitas pantang menyerah untuk membalikkan ketertinggalan dua gol awal.
- Kontribusi Ademola Lookman serta kerja sama tim menjadi kunci utama kesuksesan Atletico Madrid dalam laga krusial tersebut.
Suara.com - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengungkap kunci kemenangan timnya usai menyingkirkan Barcelona di Liga Champions.
Pelatih asal Argentina itu menegaskan, kekuatan utama Los Colchoneros saat ini ada pada lini serang yang lebih tajam dibanding pertahanan.
Atletico sempat tertinggal dua gol di babak pertama sebelum bangkit dan menang 3-2. Gol penentu dari Ademola Lookman memastikan kemenangan agregat sekaligus tiket ke semifinal.
“Dengan skor 2-0, tim punya dua pilihan: menyerah atau terus bermain. Dan mereka memilih untuk terus berjuang,” ujar Simeone dilansir dari Football Espana.
Simeone memuji mentalitas pemain seperti Koke dan Antoine Griezmann, serta kontribusi Marcos Llorente dalam merebut bola.
Simeone juga menyoroti kecepatan Lookman yang disebutnya sebagai pembeda di laga tersebut.
“Dia berkembang pesat. Saya belum pernah punya pemain dengan karakteristik seperti dia di sini,” kata Simeone tentang Lookman.
Menurut pelatih asal Argentina itu, Atletico kini telah berevolusi dalam gaya bermain.
“Kami adalah tim yang menyerang lebih baik daripada bertahan, dan kami harus terus menyerang,” tegasnya.
Simeone juga memberikan pujian kepada Barcelona yang tampil cepat dan agresif di awal laga.
Ia menyebut pemain seperti Pedri, Gavi, dan Ferran Torres membuat timnya kesulitan di menit-menit awal.
Namun, Simeone memilih menghindari polemik terkait keluhan Barcelona kepada UEFA soal keputusan wasit.
Ia justru menekankan kebanggaannya membawa Atletico ke semifinal.
“Berada di semifinal Liga Champions itu luar biasa. Kami akan menjalani tiga pertandingan tersisa dengan rendah hati, tapi kami tahu apa yang kami inginkan,” ujarnya.
Simeone juga mengungkap momen emosional usai laga, meski ia mengaku tidak terlalu mengingat detailnya.