- Striker keturunan Indonesia, Dean Zandbergen, tampil impresif bersama VVV Venlo di kompetisi Belanda musim ini.
- Zandbergen mencetak sebelas gol dan meraih berbagai penghargaan individu berkat performa tajamnya di liga tersebut.
- Meski terkendala isu paspor, Zandbergen tetap memiliki keinginan kuat membela Timnas Indonesia sebagai sebuah impian.
Suara.com - Performa tajam ditunjukkan striker keturunan Indonesia, Dean Zandbergen yang kini tengah mencuri perhatian di kompetisi Belanda.
Pemain yang masuk radar Timnas Indonesia itu sukses mengoleksi sejumlah penghargaan dalam waktu singkat berkat penampilan impresifnya bersama VVV Venlo.
Nama Zandbergen memang sudah lama dikaitkan dengan skuad Garuda, bahkan sejak era pelatih Shin Tae-yong.
Kini di bawah pantauan pelatih John Herdman, performanya justru melonjak signifikan.
Dalam empat pertandingan terakhir di Keuken Kampioen Divisie, Zandbergen mencetak tujuh gol, termasuk satu hattrick.
Ketajamannya juga terlihat saat mencetak dua gol ke gawang De Graafschap serta kontribusi penting saat menghadapi FC Emmen dan SC Cambuur.
![Krisis gol Timnas Indonesia segera teratasi! PSSI kini memantau dua mesin gol keturunan, Dean Zandbergen (dalam foto) dan Luke Vickery, untuk dinaturalisasi demi pertajam skuad Garuda. [Dok. Instagram Dean Zandbergen]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/13/49064-dean-zandbergen.jpg)
Secara keseluruhan, ia telah mengemas 11 gol dan tiga assist dari 31 pertandingan musim ini.
Catatan tersebut membuatnya diganjar empat penghargaan hanya dalam kurun waktu satu pekan.
Zandbergen dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pekan ke-34, kemudian kembali meraih penghargaan serupa pada pekan ke-36.
Selain itu, ia juga mendapatkan gelar Man of the Match usai mencetak hattrick ke gawang SC Cambuur, bahkan disertai hadiah uang sebesar 100 ribu euro.
Tak berhenti di situ, ia juga tercatat sebagai pemain dengan koleksi penghargaan MOTM terbanyak di liga musim ini.
Di tengah performa gemilangnya, isu paspoortgate yang melibatkan sejumlah pemain keturunan di Belanda sempat memunculkan keraguan.
“Dengan adanya kasus 'paspoortgate' itu, memang membuat kamu berpikir, apakah ini benar-benar keputusan yang tepat untuk diambil sekarang?,” ucap Zandbergen dikutip dari YouTube FC Afkicken.
“Jadi di satu sisi, saya justru senang karena saya belum punya paspor itu, karena kalau tidak, saya juga harus menghadapi semua masalah tersebut,” tambahnya.
Meski demikian, keinginannya untuk membela Indonesia tetap kuat, terutama karena faktor keluarga dari pihak ibunya.