- Persib Bandung menargetkan kemenangan dalam enam laga sisa BRI Super League 2025/2026 demi mempertahankan gelar juara liga.
- Pelatih Bojan Hodak memastikan seluruh pemain dalam kondisi bugar menjelang pertandingan melawan Arema FC di Stadion GBLA.
- Persib saat ini memimpin klasemen dengan 65 poin dan tetap waspada terhadap kejaran Borneo FC serta Persija Jakarta.
Suara.com - Persib Bandung saat ini sedang memfokuskan seluruh energinya untuk menyapu bersih kemenangan dalam enam laga sisa kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Pelatih kepala Bojan Hodak menyatakan bahwa skuad asuhannya sama sekali tidak merasakan beban berat menjelang pertandingan krusial melawan Arema FC di Stadion
GBLA.
Keunggulan poin di puncak klasemen sementara membuat sang pelatih merasa mentalitas anak asuhnya jauh lebih tenang dibandingkan tim lawan yang harus
terus mengejar.
Analogi Bojan Hodak Soal Tekanan
![Pelatih Persib, Bojan Hodak (tengah) didampingi pelatih fisik, Yaya Sunarya (kiri) dan Marc Klok (kanan). [Suara.com/Rahman]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/20/62416-bojan-hodak.jpg)
Maung Bandung saat ini masih kokoh berdiri di singgasana tertinggi liga dengan koleksi 65 poin dari seluruh pertandingan yang telah dijalani.
Bojan Hodak menyadari sepenuhnya bahwa posisi tim asuhannya masih bisa dikudeta mengingat jarak poin dengan para pesaing sangatlah rapat.
Namun, juru taktik asal Kroasia tersebut memiliki pandangan unik dan sangat berani dalam menyikapi tensi perebutan gelar juara musim ini.
"Tidak ada tekanan. Tekanan itu kalau ada seseorang yang menodongkan pistol di depanmu, itu baru tekanan. Di sepakbola tidak ada yang seperti itu," kata Bojan Hodak, Kamis (23/4/2026).
Baginya, memimpin klasemen dengan selisih poin tipis jauh lebih baik daripada harus berada di posisi tim yang sedang berjuang keras mengincar posisi puncak.
"Jadi pada akhirnya, kami punya keunggulan dua poin. Memang keunggulan kecil, tapi lebih baik kami yang unggul daripada orang lain yang unggul. Jadi bagi kami, tidak ada tekanan," jelasnya.
Situasi di dalam ruang ganti pemain saat ini diklaim sangat harmonis dan setiap individu menunjukkan ambisi besar untuk segera mengunci gelar juara.
Dilema Memilih Sebelas Pemain Inti
Tantangan terdekat yang harus dihadapi Marc Klok dan kawan-kawan adalah laga klasik melawan Arema FC yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (25/4/2026).
Motivasi para pemain Persib sedang berada di titik tertinggi demi mengamankan poin penuh sekaligus menjaga jarak dari kejaran Borneo FC dan Persija Jakarta.
Bojan Hodak memastikan bahwa seluruh penggawa Maung Bandung dalam kondisi fisik yang sangat bugar dan terbebas dari sanksi akumulasi kartu kuning.
Kondisi skuad yang komplet ini justru memberikan masalah baru yang positif bagi sang pelatih dalam menentukan susunan daftar pemain utama.
"Situasi ruang ganti bagus, semua orang bersemangat untuk menang," tegas Bojan Hodak menyikapi atmosfer latihan tim.
"Bagi saya, yang tersulit sekarang adalah karena saya punya 23 pemain, semuanya siap dan ingin bermain," ucap pelatih yang sukses membawa Persib meraih prestasi back-to-back tersebut.
Kedalaman skuad yang sangat merata di setiap lini membuat tim pelatih harus sangat selektif dalam memilih siapa yang layak diturunkan sejak menit awal.
"Jadi bagi saya, tekanannya adalah memilih siapa yang harus disimpan," ungkap Bojan Hodak secara terbuka kepada media.
Modal Rekor Kandang yang Sangat Impresif
Skuad Pangeran Biru memiliki modal sejarah yang sangat kuat untuk menjinakkan perlawanan tim berjuluk Singo Edan di hadapan publik sendiri.
Persib Bandung tercatat belum pernah menelan kekalahan saat bermain di markas mereka, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), sepanjang musim ini.
Dominasi di laga kandang tersebut diharapkan menjadi faktor kunci untuk meredam agresivitas Arema FC yang juga membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi mereka.
Latar belakang persaingan di papan atas memang semakin memanas karena Borneo FC saat ini terus mengintai di urutan kedua dengan koleksi 63 poin.
Selain itu, Persija Jakarta juga masih memiliki peluang terbuka untuk merusak persaingan dua besar karena kini mengantongi 59 poin di peringkat ketiga.
Enam pertandingan sisa di kompetisi BRI Super League 2025/2026 dipastikan akan menjadi ajang pertaruhan konsistensi bagi Bojan Hodak dalam menjaga takhta
juara.
Kontributor : Rahman