Pasrah Turun Kasta, Semen Padang Mulai Kibarkan Bendera Putih

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:08 WIB
Pasrah Turun Kasta, Semen Padang Mulai Kibarkan Bendera Putih
Semen Padang (Antara)
baca 10 detik
  • Semen Padang mulai pasrah menghadapi ancaman degradasi setelah menempati posisi ke-17 klasemen sementara.

  • Pemain Braditi Moulevey memberikan sinyal kepasrahan melalui pesan puitis di media sosial miliknya.

  • Kekalahan dari Madura United menjadi penyebab utama menipisnya harapan Kabau Sirah bertahan di liga.

Suara.com - Semen Padang tampaknya mulai menerima kenyataan pahit berada di ambang degradasi Super League musim ini. Kondisi yang semakin sulit membuat Kabau Sirah memilih bersikap legawa sambil menjadikan perjalanan buruk musim ini sebagai bahan introspeksi.

Tekanan terhadap Semen Padang makin besar setelah menelan kekalahan penting dari Madura United pada pekan ke-30. Pertandingan yang seharusnya menjadi momentum kebangkitan justru berakhir mengecewakan dan membuat peluang bertahan di kasta tertinggi semakin menipis.

Hasil negatif tersebut membuat Semen Padang masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin. 

Semen Padang vs PSIM Yogyakarta. (Instagram/@psimjogja)
Semen Padang vs PSIM Yogyakarta. (Instagram/@psimjogja)

Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, peluang keluar dari zona degradasi kini bergantung bukan hanya pada hasil mereka sendiri, tetapi juga nasib tim pesaing.

Situasi itu membuat atmosfer pesimistis mulai terasa di kubu Kabau Sirah. Salah satunya terlihat dari unggahan pemain Semen Padang, Braditi Moulevey, yang seolah memberi sinyal menyerah menghadapi kondisi tim saat ini.

“Perjuangan telah mendekati akhir,” tulisnya melalui unggahan media sosial.

Gelandang Persib, Frans Putros dikawal ketat pemain Madura United. (Suara.com/Rahman)
Gelandang Persib, Frans Putros dikawal ketat pemain Madura United. (Suara.com/Rahman)

Unggahan tersebut langsung memunculkan reaksi dari para pendukung Semen Padang. 

Banyak suporter menilai pernyataan itu menggambarkan beratnya perjuangan tim sepanjang musim ini.

Braditi juga menyinggung bagaimana perjalanan sulit yang dijalani Semen Padang dalam beberapa bulan terakhir menjadi pengalaman pahit yang harus diterima seluruh elemen tim.

baca juga

“Dalam beberapa bulan terakhir, dunia telah memproduksi banyak makanan,” katanya.

Meski kalimat yang disampaikan terdengar penuh metafora, unggahan tersebut dianggap sebagai bentuk kekecewaan sekaligus kepasrahan atas situasi yang dihadapi Semen Padang saat ini.

Tak hanya itu, Braditi bahkan membawa unsur takdir saat berbicara mengenai perjalanan Kabau Sirah musim ini.

“Ketika kita berbicara tentang perairan laut, kita hidup di laut, dan ketika kita berada di dalam air, kita hidup di laut,” tutupnya.

Kini, Semen Padang berada dalam posisi sulit untuk bertahan di Super League. Selain wajib menyapu bersih sisa pertandingan, mereka juga harus berharap para rival di papan bawah kehilangan poin dalam beberapa pekan terakhir musim ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persib Menang Dramatis, Marc Klok: Masih Ada Empat 'Final'!

Persib Menang Dramatis, Marc Klok: Masih Ada Empat 'Final'!

Bola | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:48 WIB

Bojan Hodak Akui Persib Salah Taktik Meski Comeback Dramatis Lawan Bhayangkara FC

Bojan Hodak Akui Persib Salah Taktik Meski Comeback Dramatis Lawan Bhayangkara FC

Bola | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:27 WIB

Sikut-sikutan dengan Persib, Nadeo Argawinata Ingatkan Borneo FC Jaga Chemistry Demi Gelar Juara

Sikut-sikutan dengan Persib, Nadeo Argawinata Ingatkan Borneo FC Jaga Chemistry Demi Gelar Juara

Bola | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:31 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×